Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Pertama Terjadi Riau, Bayi Lahir di Luar Rahim di RS Sansani Pekanbaru
Minggu, 02 September 2018 - 10:38:24 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Fenomena ibu hamil di luar rahim memang sangat jarang terjadi di dunia bahkan di Indonesia. Namun biasanya, bayi yang selama kehamilan berada di luar rahim tidak dapat bertahan hidup.

Seorang ibu melahirkan seorang bayi yang sehat sekalipun ia hamil di luar rahim.
Ini terjadi di Kota Pekanbaru dan pertama kali terjadi di Riau. Bayi tersebut lahir dengan selamat di Rumah Sakit (RS) Sansani, Pekanbaru pada hari Rabu lalu, (29/8/2018).

Ice Luciana (35), ibu yang melahirkan bayi itu, belum memberikan nama anaknya tersebut. Lahirnya melalui persalinan dipimpin oleh dr Budi SpOG. Ibu dan anak selamat, meski melalui proses medis yang cukup rumit dengan sistem operasi atau dengan istilah laparotomi.
"Memang, bayi ini lahir lebih kecil dibandingkan dengan bayi pada umumnya. Bayi itu lahir dengan berat 1,7 kg dan panjang 42 cm.

Sementara itu,  Dokter Budi yang memimpin persalinan tersebut menjelaskan biasanya, jika ada janin yang tumbuh di luar rahim, akan mengalami keguguran atau digugurkan. "Karena, tingkat keselamatan bayi lahir dalam kasus ini sangat rendah. Hanya ada satu dari 600 juta kasus yang bisa selamat,"katanya Ahad (2/9/2018).

Normalnya, kata Dokter Budi, setelah sperma dan sel telur ketemu dibtuba atau saluran terjadi pertumbuhan setelah itu masuk ke dalam rongga rahim untuk tumbuh dan berkembang hingga sembilan bulan. "Dan kasus kehamilan di luar rahim ini hanya masuk ke dalam rongga perut ibu hingga disamping usus lambung hingga sembilan bulan. Ini sangat jarang terjadi dan dua bulan sudah pecah dan terjadi pendarahan,"terangnya.

Saat di klinik itu, sang ibu bayi tak sadar lagi. Pandangannya sudah gelap. Rasa sakit semakin menjadi-jadi. Tepat pada Rabu (29/8) pagi, dia dipindahkan ke RS Sansani. Pihak RS Sansani langsung melakukan penanganan dengan intensif. Sebentar saja Ice berada di ruang IGD. Karena kondisinya darurat, tim dokter langsung bergerak cepat. “Paling cuma lima menit di IGD,” kata dr Budi SpOG.

Setelah itu, Ice langsung dibawa ke ruang operasi. Langkah itu, kata dr Budi, dilakukan karena kondisi darurat yang dialami Ice. Sebab, jika tak ditangani dengan cepat, bisa saja nyawa ibu dan bayi tak terselamatkan.

“Pagi itu juga kami lakukan operasi. Kalau tidak, bayi akan mengalami kekurangan oksigen, karena berada di luar rahim,” ujarnya. Setelah sekitar satu jam, operasi selesai. Banyak kondisi yang tak normal terjadi pada Ice.

“Saat kami operasi, rahim kosong. Tak ada janin di sana. Bayi berada di rongga perut, Plasenta masih tersambung dengan ibu. Kami takutkan pendarahan. Lalu kami jahit. Kami kasih anti pendarahan. Kita pasang slang di perut,” sambung Budi.

Dia sempat khawatir bahwa bayi tidak bisa selamat. Namun, karena kesigapannya bayi dapat terselamatkan. "Itu yang penting bagi kami. Ibunya, alhamdulillah tidak ada lagi pendarahan,” ujar dia. Dia menilai, ini adalah sebuah keajaiban. “Ini yang namanya takdir. Tak terlepas dari kekuasaan Allah,” ujarnya.

Dokter Budi menjelaskan, janin di luar rahim ini memang langka terjadi. Itu disebabkan karena pembuahan yang tak normal. Seharusnya, pembuahan terjadi di rahim, namun sel telur keluar dari rahim. “Saat pembuahan, di hari ke tujuh, sel telur masuk ke rongga rahim. Tapi ini jatuh ke rongga perut,” ujarnya.

Dokter anak Pengekuten SpA menyebut, kondisi bayi yang dilahirkan Ice sudah berangsur normal. Namun saat ini pernapasan masih dibantu dengan alat.

“Bayinya normal. 30 detik setelah melahirkan, anak menangis. Lalu kita pindahkan ke ruang khusus, untuk perawatan intensif. Setelah kita lihat kondisi bayi, dia akan mampu bertahan hidup. Ini ajaib juga,” pungkasnya. [kmf, yas]




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat