Selasa, 18 Agustus 2026 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
 
 
☰ Peristiwa
Lebih Dekat dengan Gus Minftah Pendakwah Dunia Remang-remang Itu
Kamis, 13 September 2018 - 09:35:26 WIB

SULUHRIAU- Nama KH Miftah Maulana Habiburrahman menjadi topik perbincangan setelah videonya mengisi kajian agama di sebuah klub malam viral di media sosial.

Kiai yang akrab disapa Gus Miftah itu ternyata sudah 14 tahun dakwah di tempat hiburan malam.

"Di Yogya, beberapa klub malam dan kafe sudah berjalan 12-13 tahun ini. Juga di Sarkem sudah 14 tahun, pesertanya ya mereka (penghuni) di Sarkem itu," kata Gus Miftah, ditemui di Ponpes Ora Aji, Rabu (12/9/2018).

Gus Miftah menyebut dakwahnya itu sudah menjadi rutinitas belasan tahun. Sehingga dia cukup terkejut jika baru menuai kontroversi akhir-akhir ini.

Gus Miftah pun menegaskan dia tidak berniat melacurkan agama atas jalan dakwah yang dijalaninya itu.

"Saya dianggap melacurkan agama, kepentingan ekonomi, tidak. Saya berangkat biaya sendiri, konsumsi sendiri, tidak ada urusan masalah uang, sama sekali tidak ada, bener-bener murni dakwah. Kalau tidak percaya silakan dikonfirmasi ke mereka," tandas kiai berusia 37 tahun itu.

Fakta lainnya, Gus Miftah juga kerap mengisi kajian agama di institusi pemerintahan.

"Pernah diundang ke Balai Kota DKI Jakarta ngaji bareng Anies Baswedan, juga di kantor bea cukai, kantor pajak, Gubernur AAU Adisutjipto, kantor polisi, TNI, bupati, wali kota," kata Gus Miftah, Kamis (13/9/2018).

Gus Miftah pun menepis tudingan dia hanya mencari sensasi dengan dakwah di klub malam dan tempat hiburan malam.

"Ini kemarin (kajian di Boshe Bali) dianggap cari sensasi, sudah 8 tahun (dakwah) di Boshe Bali, di Boshe Yogya juga rutin dua pekan sekali, di klub malam lain di Yogya sudah 12-13 tahun ini, di Sarkem lebih dulu 14 tahun berjalan.

Sudah dari dulu juga saya ngisi kajian di kantor pemerintahan, TNI/Polri. Terus zaman saiki mosok mosting (di medsos) ora oleh rek?" ujar kiai asli Ponorogo, Jawa Timur itu.

"Jadi tidak ada urusan masalah uang saya dakwah di klub malam, dipermasalahkan amplope kandel, tidak. Dianggap bisa lihat perempuan seksi, tidak. Saya tidak senafsu itu, saya tidak bermotif ekonomi, ini betul-betul murni berdakwah. Dan alhamdulillah sampai detik ini setetespun saya belum pernah minum alkohol, rokokpun tidak," sambungnya.

Menurut Gus Miftah, manusia tidak boleh menghakimi manusia lainnya. Di mata Allah, yang dinilai adalah kadar ketakwaan seseorang.

"Selalu saya katakan ke peserta kajian, orang baik itu punya masa lalu, dan orang jelek punya masa depan, jangan kita jadi hakim. Saya nggak papa dibilang cari sensasi, tapi ini jalanku, ini metodeku, silakan salahkan saya, tapi jangan halangi mereka untuk kembali bermesraan dengan Tuhan," sebut Gus Miftah yang mengaku jalan dakwahnya terinspirasi oleh sosok (alm) Gus Miek.


Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    02 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    03 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    04 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    05 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    06 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    07 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    08 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    09 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    10 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    11 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    12 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    13 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    14 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    15 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    16 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    17 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    18 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    19 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    20 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    21 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    22 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat