Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Ratna Sarumpaet Ngaku Bohong Soal Penganiayaannya, Ini Pernyataannya
Rabu, 03 Oktober 2018 - 20:32:00 WIB

SULUHRIAU- Ratna Sarumpaet mengaku berbohong telah mengalami penganiayaan di Bandung. Ratna menyampaikan permintaan maafnya kepada semua pihak. Dalam jumpa pers di rumahnya, kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018), Ratna menyatakan kebohongan berawal hanya untuk mencari alasan ke anak-anaknya. Sebenarnya, Ratna berkunjung ke rumah sakit untuk keperluan sedot lemak.

Sambil terisak, Ratna meminta maaf kepada capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang telah membelanya. Ia berharap dari pengakuannya, kegaduhan segera berakhir.

Dalam jumpa pers itu Ratna menyampaikan dia merasa telah melakukan kesalahan. Ia mohon semua saling memaafkan.

Dijelaksannya, tanggal 21 ia mendatangi rumah sakit khusus bedah, menemui dokter Sidik, ahli bedah plastik. Kedatangannya sepakat menyedot lemak di pipi kiri-kanan. Dokter Sidik adalah dokter ahli bedah plastik yang saya percaya, yang saya sudah 3, 4 kali ke sana.

Tetapi setelah operasi dijalankan pada tanggal 21, tanggal 22 nya pagi bangun, saya melihat muka lebam-lebam secara berlebihan atau tidak seperti yang alami biasanya.
"Ke dokter Sidik, saya tanya ini kenapa begini, dia bilang itu biasa. Intinya begitu. Jadi apa yang saya katakan ini akan menyanggah bahwa ada penganiayaan," katanya.
"Seperti ada... apa ya? kebodohan, yang saya nggak pernah bayangkan, bisa lakukan dalam hidup saya".

Saat pulang seperti membutuhkan alasan kepada anak saya di rumah. Kenapa muka saya lebam-lebam? "Dan memang saya ditanya dan jawab saya dipukul orang. Jawaban pendek itu dalam satu minggu ke depannya akan terus dikorek terus, namanya juga anak, lihat muka ibunya lebam-lebam, kenapa?,"

Dan  nggak tahu kenapa, katanya tidak pernah membayangkan ia akan terjebak dalam kebodohan seperti ini. "Saya terus mengembangkan ide pemukulan itu dengan beberapa cerita," katanya.

Jadi selama seminggu lebih sebenarnya cerita itu hanya berputar-putar di keluarga saya dan hanya untuk kepentingan berhadapan dengan anak-anaknya. Tidak ada hubungannya dengan politik. Tidak ada hubungan yang luas. "Setelah sakit di kepala saya mereda, dan saya berhubungan dengan pihak luar. Saya nggak tahu bagaimana saya memaafkan ini kelak, tetapi saya kembali saya melakukan kesalahan itu. Saya kembali ke cerita itu bahwa saya dipukuli," katanya".

"Mohon jangan dikira saya mau mencari pembenaran, nggak. Ini salah. Apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang salah. Sampai ketemu Fadli Zon datang ke sini, cerita itu yang sampai ke dia. (Iqbal saya panggil ke sini) cerita itu juga yang berkembang di percakapan," ujarnya.  "Yang terjadi adalah hari Selasa tahu-tahu foto saya sudah beredar di seluruh media sosial. Saya nggak sanggup baca itu".

Saya ada beberapa peristiwa yang membawa ke Pak Djoko Santoso, lalu membawa saya ke Pak Prabowo bahkan di depan Pak Prabowo, orang yang saya perjuangkan, orang saya cita-citakan memimpin bangsa ini ke depan, mengorek apa yang terjadi pada saya, saya juga masih melakukan kebohongan itu.

Sampai kita keluar dari Lapangan Polo kemarin saya tetap diam, saya biarkan semua bergulir dengan cerita itu. Di Lapangan Polo saya sebenarnya merasa betul ini salah. Waktu saya berpisah dengan Pak Prabowo dan Pak Amien Rais, saya sebenarnya tahu di hati saya ini salah. Tapi saya nggak coba ngoreksi.

Itu  lah yang terjadi, jadi tidak ada penganiayaan. Itu hanya cerita khayalan yang diberikan oleh setan mana ke saya dan berkembang seperti itu. Saya tidak sanggup melihat bagaimana Pak Prabowo membela saya dalam jumpa pers, saya nggak sanggup melihat sahabat-sahabat saya membela saya dalam pertemuan yang digelar di Cikini.

Saya salat malam tadi malam berulang kali dan tadi pagi saya mengatakan pada diri saya setop. Saya panggil anak-anak saya, saya minta maaf kepada anak-anak saya dan minta maaf kepada orang-orang yang membantu saya di rumah ini yang sekian harinya saya selalu bohong.

Bohong itu sebuah perbuatan salah dan saya tidak punya jawaban mengatasi kebohongan kecuali mengakui dan memperbaikinya. Mudah-mudahan dengan itu semua pihak yang terdampak oleh perbuatan saya ini, mau menerima bahwa saya hanya manusia biasa, perempuan yang dikagumi banyak orang itu juga bisa tergelincir.

Untuk itu, melalui forum ini juga saya dengan sangat memohon maaf kepada Pak Prabowo, terutama Pak Prabowo Subianto yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat. Saya nggak tahu apa rencana Tuhan dari semua ini.

Tapi saya berjanji akan memperbaiki yang memberikan perjuangan kami yang sekarang sedang terhenyak. Saya memohon maaf kepada Bapak Amien Rais yang juga dengan sabar mendengar kebohongan saya kemarin dan ikut jumpa pers, saya meminta maaf kepada teman-teman seperjuangan di koalisi, saya melukai hati kalian, saya ini membuat kalian marah.  Saya juga minta maaf kepada ibu-ibu, emak-emak yang selalu menyebut nama saya di dalam perjuangannya. Aku tahu kalian kecewa, tapi begitulah hidup kita lihat, bukan bagaimana anda melihat aku tapi bagaimanan kita melihat rakyat.

Saya juga meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan kali ini berbalik ke saya, kali ini saya pencipta hoaks terbaik ternyata, menghebohkan semua negeri.




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat