Senin, 17 Agustus 2026 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
 
 
☰ Ekbis
Ternak Tokek Aneka Warna, Pemuda Ini Raup Rp 7 Juta/Bulan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:09:25 WIB

SULUHRIAU- Berbeda dengan tokek pada umumnya, tokek jenis Leopard Gecko ini punya warna kulit yang beragam. Bentuknya yang lucu dan karakternya yang jinak, membuat tokek Pakistan ini banyak digandrungi pecinta reptil di tanah air.

Itu lah yang dimanfaatkan Yoseph Dio (23) untuk mendulang rupiah. Dibantu rekannya Devy Putri (26), lulusan pendidikan Sastra Inggris ini mengelola sebuah peternakan Gecko atau tokek hias di sebuah rumah sederhana yang terletak di Kemasan gang 5, Kelurahan Blooto, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Salah satu sudut ruang tamu rumah sederhana ini dipenuhi dengan kotak plastik. Puluhan kotak yang biasa untuk menyimpan makanan itu ternyata menjadi kandang bagi tokek hias hasil penangkaran Yoseph dan Devy.

Berbeda dengan tokek biasa, Gecko yang dikembangbiakkan oleh Yoseph mempunyai beragam warna kulit, mulai dari putih, merah muda, hijau, kuning, hingga krem.

"Beragam warna tokek hias atau Gecko ini dari hasil kawin silang. Misalnya warna kuning dengan albino sehingga tercipta bentuk-bentuk baru yang bagus. Jadi, bukan hasil suntikan," kata Yoseph kepada wartawan di peternakan Gecko miliknya, Senin (15/10/2018).

Selain warna kulitnya yang beragam, lanjut Yoseph, Gecko juga mempunyai karakter berbeda dengan tokek biasa. Salah satunya, tokek hias ini tak bisa memanjat tembok serta tak menggigit manusia sehingga menjadi teman bermain yang asyik bagi para pecinta reptil.

Terlebih lagi biaya perawatan Gecko tergolong murah. Agar tokek hias itu selalu sehat, pemelihara cukup memberinya makan berupa jangkrik dan air matang untuk minumnya. Kotak makanan dari plastik atau akuarium sudah cukup menjadi kandangnya.

"Gecko ini hampir tak mengeluarkan bunyi seperti tokek biasa. Bagian ekornya agak besar untuk menyimpan cadangan makanan," ungkap pemuda berkacamata ini.

Tak ayal peminat Gecko di tanah air cukup tinggi. Yoseph mengaku kerap melayani pembeli tokek hias dari sejumlah daerah di Indonesia. Seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Banjarmasin. "Omzet penjualan Gecko saya saat ini rata-rata Rp 7 juta setiap bulannya," ujarnya.

Gecko koleksi Yoseph dan Devy dijual dengan harga beragam. Untuk mengadopsi reptil ini, pembeli cukup menyediakan dana antara Rp 120 ribu hingga Rp 2,5 juta. "Harga Gecko tergantung motif, ukuran dan tren di dunia reptil," tegasnya.

Yoseph merintis bisnis ternak Gecko ini sejak tahun 2015. Pemuda pecinta reptil ini mengaku sempat terpuruk pada awal memulai bisnisnya. Namun, keuletan membuatnya kini bisa merasakan manisnya berbinis tokek hias tersebut.

"Awalnya saya beli 17 ekor indukan Gecko seharga Rp5 juta, sempat bangkrut karena mati semua. Saya coba lagi dengan membeli 10 ekor indukan seharga Rp2,5 juta. Bisa berkembang sampai sekarang," terangnya.

Tak sekadar memelihara, di peternakan miliknya, Yoseph dan Devy juga mengembangbiakkan Gecko. Di sudut ruang tamu lainnya, terdapat rak khusus untuk menetaskan telur tokek hias.

"Setiap betina indukan dalam setahun hanya mampu bertelur 2-10 butir. Kami buatkan media khusus supaya telurnya menetas semua," tandasnya.

Sumber: detikFinance | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    02 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    03 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    04 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    05 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    06 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    07 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    08 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    09 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    10 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    11 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    12 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    13 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    14 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    15 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    16 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    17 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    18 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    19 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    20 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    21 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    22 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat