Senin, 17 Agustus 2026 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
 
 
☰ Ekbis
Esemka Mirip Mobil China?, PKS: Kalau Buatan Sendiri Harus Dihargai
Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:30:58 WIB
Mobil Esemka terparkir di pabrik perakitan Boyolali (foto: Ist/okz)

SULUHRIAU- PKS tak terlalu mempermasalah soal mobil Esemka yang disebut mirip produk China. Selama mobil Esemka memang dibuat sendiri oleh Indonesia, maka hal itu harus dihargai.

"Kalau mirip China tapi buatan sendiri harus dihargai," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dilansir detikcom, Kamis (18/10/2018).

Namun, dia mengaku tak tahu seberapa serius pemerintah untuk membuat mobil Esemka sebagai mobil nasional. Mardani pun mencontohkan proses panjang yang dilalui Malaysia dalam mengembangkan Proton.

"Saya belum tahu seberapa serius. Kalau SMK jadi mobil nasional, ada kebijakan, ada waktu, ada contoh Inpres-nya, nanti ada kebijakannya. Nanti ada alokasi anggaran," ujarnya.

"Mahathir (PM Malaysia) butuh waktu 20 tahun bikin melahirkan Proton. Itu benar-benar serius," sambung Mardani.

Mardani menyebut butuh perencanaan yang baik agar mobil Esemka sebagai mobil nasional bisa terwujud. Dia menilai jika tak ada perencanaan yang baik lalu tiba-tiba mobil Esemka bisa terwujud, maka hal itu harus dicurigai.

"Segala hal tidak ada yang turun dari langit begitu saja. Tapi kerja keras kita. Mulai dari konsepnya seperti apa, institusi seperi apa, anggaran seperti apa. Kalau itu nggak ada tiba-tiba ada ya kita wajib curiga. Negeri ini tidak dibangun dari mimpi, tidak dibangun dari wacana tapi kerja keras," jelasnya.

Esemka kembali menjadi sorotan setelah ada foto mobil SUV berwarna putih sedang diangkut di jalan dengan tulisan 'Esemka Garuda I' di bagian belakang. Foto itu disebut mirip dengan mobil SUV buatan China, Foday Landfort kaca belakang, lampu belakang, hingga reflektor pun mirip dengan mobil China tersebut.

Ini bukan pertama kali mobil bertuliskan Esemka disama-samakan dengan mobil China. Sebelumnya ada juga pikap beremblem Digdaya yang juga merupakan salah satu model Esemka muncul di jalanan.

Pikap double cabin Digdaya disebut memiliki kemiripan dengan Foday Lion F22 Pickup Truck. Lion F22 pickup truck ini ditawarkan dalam dua varian mesin yakni 1.9L diesel dan 2.4 L bensin. Keseluruhannya dikawinkan dengan transmisi manual. Untuk mesin bensinnya mengambil dari jantung Mitsubishi.

Selain itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga sempat mempertanyakan soal mobil Esemka. Dia curiga mobil Esemka diimpor dari negara lain dan diberi stempel Esemka.

"Kita udah punya belum assembling? Jangan-jangan ini ada mobil diimpor dari negara lain kemudian di luar ditaruh stempel gitu," ujar Fahri, Senin (15/10/2018).

"Jadi satu-satunya industri yang kita punya mungkin industri mencetak stiker dan brand-nya itu doang," lanjut Fahri.

Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono sempat membantah kabar soal mobil Esemka yang disebut merupakan produk impor. Diaz mengatakan mobil dibuat secara lokal dan tidak diimpor dari Negeri Tirai Bambu.

"Nggak mungkin dong kaya gitu (impor mobil China dan ganti emblem). Namanya bukan produk lokal dong," jelas Diaz.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    02 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    03 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    04 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    05 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    06 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    07 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    08 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    09 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    10 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    11 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    12 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    13 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    14 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    15 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    16 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    17 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    18 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    19 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    20 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    21 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    22 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat