Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Tidak Diberi Uang, Anak Tega Bacok Ibu Kandung dengan Parang
Senin, 29 Oktober 2018 - 10:08:05 WIB
Tuyem korban pembacokan dilakukan anak kandungnya. [Fota: Viva]

SULUHRIAU- Anak durhaka, sebutan yang pantas diberikan kepada Jumadi (42). Ia tega membacok ibu kandungnya Tuyem, dengan sadis menggunakan sebuah parang.

Pembacokan tersebut dilakukan dikarenakan wanita berusia 78 tahun itu, tidak memberikan uang kepada pelaku untuk membeli rokok.

Tuyem menjadi korban pembacokan di rumahnya di Dusun 10, Bukit Cinta Rakyat, Desa Paluh Manis Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu petang, 27 Oktober 2018, sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka bacokan cukup parah di rahang sebelah kiri, pundak belakang sebelah kiri, bahu sebelah kiri dan betis bawah sebelah kanannya.

Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan, mengatakan berdasarkan informasi diperoleh, pelaku saat kejadian mendatangi ibunya, yang sedang memasak di dapur. Jumadi, dengan memegang parang, meminta uang untuk membeli rokok.

"Namun uang itu tidak diberikan. Sehingga tersangka pun kemudian membacok korban," kata Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan, kepada wartawan, Ahad, (28/10/2018).

Aksi dilakukan Jumadi, diketahui anak korban lainnya bernama Sulastri. Ia pun, berteriak dan didengar oleh anak korban yang lainnya, Suwanto. Karena, pelaku masih terus memegang parang membuat mereka tidak berani menolong ibu yang terkujur kaku dan bersimbah darah.

Syukurnya, cucu korban bernama Dede Irnanda dengan spontan melempari pelaku dengan batu. Dengan spontan Jumadi menyelamatkan diri dari lemparan batu dan berlindung ke dalam kamarnya. Anak-anak korban membawa Tuyem ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan dari tim medis atas luka bacok dideritanya.

"Kemudian, personil Polsek Gebang yang mendapat informasi kejadian ini, langsung datang ke rumah korban dan berhasil mengamankan tersangka. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti parang dibawa ke Polsek Gebang," tutur Arnold.

Akan tetapi, lanjut Arnold, berhubung pelaku memotong jari telunjuk sebelah kirinya, polisi terpaksa juga harus membawa tersangka ke rumah sakit umum Tanjung Pura untuk dilakukan pengobatan dan perawatan oleh tim medis.

Arnold mengungkapkan berdasarkan keterangan tetangga dan masyarakat sekitar di TKP, pelaku memang mengalami gangguan jiwa. Namun, belum pernah dibawa ke rumah sakit jiwa.

"Saat ini kita masih menunggu pihak korban untuk membuat laporan pengaduan ke Polisi. Sedangkan untuk tindak lanjut, kita akan memeriksakan kejiwaan pelaku ke rumah sakit jiwa," kata Arnold.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat