Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Ekbis
Penumpang JT 556 Turun karena AC-Lampu Mati, Ini Penjelasan Lion Air
Jumat, 16 November 2018 - 08:55:35 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Video penumpang pesawat Lion Air rute penerbangan Jakarta-Yogyakarta meminta turun beredar di sosial media. Lion Air memberi penjelasan.

Informasi soal penumpang Lion Air yang meminta turun itu viral pada Jumat (16/11/2018) malam. Disebutkan, penumpang meminta turun karena AC dan lampu pesawat yang ditumpangi mati.

Berdasarkan video yang beredar, para penumpang pesawat tersebut tampak berkerumun di dekat pesawat di landasan Bandara Soetta. Terdengar percakapan orang yang tengah merekam video dengan penumpang lainnya terkait sudah tidak adanya lagi jadwal penerbangan untuk besok pagi menuju Jogja.

Video kemudian juga tampak memperlihatkan situasi ruang tunggu Bandara Soetta usai penumpang turun. Tampak para penumpang itu memenuhi ruang tunggu.

Lion Air kemudian memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut. Lion Air mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan JT-556 dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandar Udara Internasional Adisutjipto itu mengalami kendala teknis saat masih di landasan parkir.

"Ketika proses penumpang masuk ke pesawat selesai dan posisi pesawat masih di landas parkir (apron), sekitar pukul 21.00 WIB tiba-tiba Auxiliary Power Unit (APU), perangkat yang menyediakan sumber energi pesawat saat mesin belum berputar mengalami penurunan daya (down)," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, dilansir detik.com Jumat (16/11/2018).

Karena APU down, kata Danang, sistem pendingin dan listrik di pesawat PK-LHI itu menjadi terganggu. Oleh sebab itu, teknisi kemudian melakukan pengecekan guna memastikan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penerbangan.

"Pengecekan yang dilakukan membutuhkan waktu, untuk itu seluruh penumpang diturunkan kembali menuju ruang tunggu keberangkatan terminal," katanya.

Danang mengatakan, berkat koordinasi dan kerjasama yang tepat antara pilot dan teknisi, kendala pada APU tersebut pun dapat segera teratasi dan kondisi pesawat dalam keadaan normal kembali. Pihaknya juga telah menginformasikan penundaan keberangkatan JT-556 kepada seluruh penumpang dan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) berdasarkan ketentuan.

"Lion Air juga memfasilitasi sesuai permintaan penumpang antara lain melakukan pengembalian dana (refund) menurut aturan yang berlaku," ujar Danang.

Selain itu, kata Danang, pihaknya juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang. Lion juga telah mengganti dengan pesawat PK-LHL.

"Penerbangan JT-556 sudah diberangkatkan kembali dengan membawa tujuh kru, 200 penumpang dewasa dan satu anak-anak. Pesawat mengudara pukul 22.50 WIB dan sudah mendarat di Yogyakarta pada 23.52 WIB. Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," katanya. 

Sumber: detik.com | Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat