Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Ekbis
Apindo Sarankan Transaksi Perdagangan dengan Mata Uang China
Kamis, 06 Desember 2018 - 07:45:18 WIB

SULUHRIAU- Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memprediksi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun depan dapat menyentuh di bawah Rp 14 ribu per dolar AS.

Nilai tersebut lebih rendah dari target pemerintah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019, yakni Rp 15 ribu per dolar AS.

Hariyadi menyebutkan, nilai tukar dapat mencapai Rp 13.800 per dolar AS dengan melihat dua faktor. Pertama, tren harga minyak dunia yang kemungkinan besar mengalami penurunan.

Kedua, optimisme pengusaha untuk mengkonversi mata uang yang selama ini bergantung terhadap dolar AS. "Kita bisa konversi dengan mata uang mitra kita," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Untuk tahapan awal, Hariyadi mengatakan, mitra pertama yang direferensikan pengusaha Indonesia adalah China. Nantinya, teansaksi dagang Indonesia-China akan menggunakan mata uang Yuan. Ia berharap, konsep serupa dapat diterapkan dengan negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan.

Hariyadi menjelaskan, alasan utama pengusaha Indonesia menetapkan China sebagai negara referensi pertama adalah tingginya nilai transaksi dagang.

Ia mencatat, total perdagangan Indonesia dengan China mencapai 60 miliar dolar AS. Indonesia mengalami defisit dalam transaksi itu, yakni impor 35 miliar dolar AS dan ekspor 25 miliar dolar AS.

Apabila konversi dapat dilakukan hingga 20 miliar dolar AS saja, Hariyadi menjelaskan, akan memberikan efek positif.  Sebab, kedua negara akan menjadi tidak atau kurang terpengaruh oleh penguatan dolar AS yang hampir menyasar ke seluruh negara.

Proses konversi mata uang domestik antar kedua negara ini mendapatkan dukungan dari pengusaha. Hariyadi menjelaskan, saat ini, setidaknya sudah ada 31 perusahaan yang bersedia melakukan kerja sama dengan menggunakan konsep tersebut.

Jumlah tersebut kemungkinan besar akan terus bertambah. "Kami masih mendata pemain-pemain besar, siapa saja eksportir dan importirnya," ujarnya.

Hariyadi memperkirakan, dengan mengonversi dolar ke mata uang negara mitra, Indonesia akan mendapat keuntungan hingga Rp 400 miliar. Dampak lainnya, nilai tukar dapat menyentuh Rp 13.800 per dolar AS.

Hariyadi mengakui, dinamika global masih menjadi tantangan terberat pengusaha pada 2019, khususnya perang dagang antara Amerika dengan China. Kondisi ini mempengaruhi sentimen pelaku usaha.

Meski sempat dikatakan mereka pada pertemuan G20, ia pesimistis, tensi dapat terus mereda karena tidak adanya kelanjutan upaya yang lebih riil.

Selain faktor eksternal, tahun politik 2019 juga mempengaruhi sentimen pelaku usaha. Sebab, menteri-menteri dalam kabinet belum terbentuk pada periode tersebut sampai Oktober 2019.

"Ini mempengaruhi penilaian kami di dalam negeri, belum optimal untuk pencapaian target-target itu," ujar Hariyadi.

Tidak kalah penting, Hariyadi menambahkan, tumpang tindih regulasi perizinan di tingkat pemerintah daerah juga masih menjadi tantangan. Sistem One Single Submission (OSS) yang dicanangkan pemerintah untuk memudahkan investasi pun tidak berdampak signifikan karena masih sulit digunakan oleh calon investor.

Ekonom dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho mengatakan, rencana pemerintah untuk bertransaksi menggunakan mata uang mitra dagang hanya akan berdampak temporer terhadap penurunan nilai tukar. "Sebab, kita tahu sebetulnya larinya dana ke luar itu membuat volatilitas pergerakan kurs rupiah menjadi tinggi," tuturnya.

Andry menyebutkan, solusi yang lebih tepat untuk memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah fundamental ekonomi. Yakni, bagaimana memperbaiki current account defisit atau defisit neraca berjalan. Jadi, nanti kalau ada dana yang lari ke luar negeri, rupiah tidak mengalami collapse.

Sekarang, yang terjadi adalah, ketika dana dari portfolio itu kelur, rupiah langsung mengalami collapse. Rupiah menguat juga didasari pada upaya pemerintah untuk memberikan instrumen surat berharga dengan bunga besar untuk menarik dana dari luar. "Ini juga hal yang tidak sustainable," ujar Andry.

Sumber: Republika.co.id



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat