Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Politik
Ketua Golkar Vs PSI soal Anggapan Merugikan Jokowi
Minggu, 09 Desember 2018 - 13:42:15 WIB

SULUHRIAU- Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Andi Sinulingga mengkritik keras sikap PSI yang disebut malah merugikan capres Joko Widodo.

PSI membela diri. Begini awal mula debat tersebut.

Mulanya Andi mengomentari sikap PSI yang selalu menyinggung era Orde Baru. Salah satu komentar PSI yang disoroti Andi ialah ketika partai besutan Grace Natalie itu mengusulkan korupsi era Orde Baru masuk jadi tema debat Pilpres 2019.

"Anak muda itu sejatinya berpikir jauh ke depan, bukan bicara masa lalu terus. Anak muda kok bicaranya masa lalu terus, bicara ke depan. Sebagai partai politik anak muda, berilah harapan baru bagi rakyat, gambarkan apa yang mereka mau buat untuk negeri ini sekarang dan ke depan. Itu pesan saya," kata Andi dalam keterangannya, Minggu (9/12/2018).

Bagi Andi, korupsi bukan hanya terjadi di era Orde Baru. Kritik PSI terhadap Orba, lanjutnya, bisa saja merugikan Jokowi.

"Jika korupsi Orde Baru yang mau dipersoalkan, korupsi era Reformasi tak kalah hebatnya. Jika Orde Baru yang lalu dijadikan 'keranjang sampah', bukankah di pemerintahan Jokowi juga banyak aktor penting rezim Orde Baru. Kan orang bisa tuding balik begitu," sebutnya.

"PSI sering sekali ber-acting yang kontraproduktif. Jika itu hanya merugikan PSI sih nggak ada masalah, tapi pernyataan politik PSI itu juga akan merugikan Jokowi. Orang tambah benci sama Jokowi," imbuh Andi.

Andi meminta PSI berhenti menghina era Orba. Menurut dia, Orde Baru paling hebat dalam hal pembangunan infrastruktur, yang disebutnya merupakan bahan PSI dalam mengkampanyekan Jokowi.

"Pembangunan, jika narasi pembangunan oleh pemerintahan Jokowi itu yang selalu ditonjolkan oleh PSI, Orde Baru lebih hebat, bahkan Belanda pun membangun infrastruktur. Jika momentum pilpres ini hanya dijadikan PSI untuk kampanye partainya, pakai jas partai bicara-bicara di televisi, kalau hanya seperti itu pola kerjanya, sepertinya itu keliru. Turun dong ke tengah-tengah masyarakat, turun dari satu desa ke desa lainnya, hadapi itu masyarakat, biar tahu realitas kemasyarakatan di bawah, itu jauh lebih bagus," tegas Andi.

Lalu, apa kata PSI menanggapi Andi? Sekjen PSI Raja Juli Antoni atau Toni tak memusingkan komentar Andi.

"Soal Golkar terserah saja kepada Pak Andi Sinulingga mau berkomentar apa. Itu hak Golkar dan kami juga berharap ini juga merupakan hak kami sebagai partai untuk melakukan pembelaan terhadap calon kami, yaitu Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," tegas Toni saat dihubungi terpisah hari ini.

Bagi Toni, PSI hanya mengungkapkan kebenaran dan kebaikan untuk kemenangan Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin. Menurutnya, tema 'korupsi era Orba' memang layak jadi materi debat Pilpres 2019.

"Bahwa salah satu tema yang mesti diangkat di dalam debat presiden itu adalah tentang korupsi yang akarnya ada, menurut kami ada pada masa Orde Baru dan itu bisa dilihat secara akademik dan perlu diperlihatkan kepada masyarakat ketika misalkan kubu Pak Prabowo ingin kembali kepada masa Orde Baru, artinya tentu ini berbeda dengan Pak Jokowi yang merupakan anak reformasi ya, produk reformasi," jelas Toni.

"Oleh karena itu, kalau diperdebatkan di publik, sungguh akan menarik dan memperlihatkan kontras antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi dan tentu akhirnya publik nanti yang memilih siapa yang terbaik, apakah ingin meneruskan produk reformasi atau kembali pada zaman Orde Baru itu," pungkas Toni.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat