Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Sekjen PBNU Jelaskan Maksud Said Aqil Sebut Imam Masjid Harus dari NU
Minggu, 27 Januari 2019 - 15:22:28 WIB

SULUHRIAU- Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menyatakan di acara Muslimat NU bahwa imam masjid hingga kepala KUA harus berasal dari NU.

Sekjen NU Helmy Faishal Zaini menjelaskan mengenai maksud pernyataan Said Aqil tersebut.

"Yang disampaikan Pak Said itu kan di internal acara NU, jadi kepada para kader NU, kalian semua harus menguasai urusan-urusan yang masalah agama," kata Helmy dilansir detikcom, Minggu (27/1/2019).

"Karena kalau tidak diserahkan kepada ahlinya, ya salah semua. Suruh ngimamin salat, makhrajnya apanya tidak beres. Sudahlah kalian kader NU kalau tidak NU salah semua, pernyataan itu untuk memompa para kader NU. Itu hal yang biasa," jelasnya.

Menurut Helmy, pesan yang disampaikan Said Aqil itu bersifat internal. Dia berpendapat, adalah hal yang biasa pula apabila ada ketua ormas lain menyampaikan hal tersebut kepada anggota ormasnya.

"Kalau ada ketua ormas lain bilang begitu ke kadernya kan itu haknya. Itu konteksnya lebih ke internal. Pokoknya urusan-urusan itu harus diserahkan kepada ahlinya. Sering sekali beliau sampaikan, ada orang yang nggak ngerti Alquran malah ngajari Alquran," tutur Helmy.

Helmy lantas menyinggung kasus Ustaz Evie Effendi yang sempat menyebut 'Muhammad sesat'. Menurut Helmy, hal tersebut bisa terjadi apabila seseorang belum memahami konteks Alquran seperti apa.

"Misalnya kayak Ustaz Evie Effendi dari Bandung, yang mengatakan nabi itu sesat. Itu kan dia tidak memahami konteks Alquran itu," ujar Helmy.

"Kalau kita lihat sering di beberapa masjid, bacaannya, khotbahnya bukan ngadem-ngademin umat malah ngompor-ngomporin umat. Apa yang disampaikan pak Said adalah respons atas fenmena di sosial media," tutupnya.

Sebelumnya Said Aqil di harlah Muslimat NU di GBK, meminta kader-kader NU mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Termasuk di Pilpres 2019.

Said Aqil mendorong kadernya untuk lebih berperan di segala sektor, dari mulai peran agama, peran akhlak, peran kesejahteraan hingga peran politik.

"Agar berperan di tengah-tengah masyarakat. Peran apa? Peran syuhudan diniyan, peran agama. Harus kita pegang. Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Pak Menteri Agama, harus dari NU, kalau dipegang selain NU salah semua," ujar Said Aqil disambut tepuk tangan muslimat NU yang hadir, Minggu (27/1). Acara ini dihadiri pula oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Said mengatakan selama ini kader NU memang telah berperan banyak di tengah masyarakat. Namun ada satu peran yang belum dilakukan, yakni syuhudan syiayah atau peran politik.


Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat