Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Sosial Budaya
Melihat Sumur Tua di Kampung Bandar yang Dipercaya Ada Sejak Zaman Jepang
Rabu, 06 Februari 2019 - 06:03:48 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Di Keluarahan Kampung Bandar Tepat, di RT 01/RW 01, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau terdapat sumur tua.

Sumur itu menurut masyarakat setempat diperkirakan sudah ada ada sejak  penjajajan Jepang berabad lalu dan sudah merupakan peninggalan bersejarah.

Jika di lihat dari atas ke dalam sumur, kira-kira kedalaman sumur tua itu hanya sekitar dua meter. Terlihat airnya jernih.

Camat Senapelan yang tak lain juga merupakan warga asli Senapelan Fabillah Sandy, membenarkan adanya sumur tua itu. Dan ia sendiri juga sudah melihat langsung, dan banyak mendapat informasi dari Ketua RT setempat.

"Ya memang sumur itu tidak dalam, biasanya sumur tanam ada sampai 6 hingga 7 meter, tetapi sumur tua itu hanya sekitar dua meter," katanya.

Sumur tua itu diperkirakan sudah berusia sekitar 100 tahun berada di pemukiman warga.

Menurut Obet panggilah akrab Fabilla Sandy, sejauh ini sumur tersebut belum dilaporkan warga secara resmi ke Pemerintah Pekanbaru.

Untuk itu katanya, ia membahas dan mengusulkan sumur tua itu sebagai salah satu cagar budaya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Kampung Bandar, sebelum dilaporkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pekanbaru.

"Ini akan kita angkat peninggalan ini, namun apakah nanti bisa masuk daftar cagar budaya itu, tentu ada proses dan kajiannya," katanya.

Andaikan dari kajian dan fakta-fakta didapat untuk memperkuat ke arah cagar budaya, tentu saja tidak menutup kemungkinan sumur tua tersebut masuk cagar budaya atau betul-betul peninggalan sejarah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru Nurpaisal mengatakan, akan merespon adanya pengusulan sejumlah benda atau bangunan atau struktur masuk kategori cagar budaya.

Menurutnya, Pekanbaru sebenarnya memiliki potensi kunjungan wisata dibidang cagar budaya, namun tentu saja semua ini harus terus dibenahi.

"Di Dinas Pariwisata memang ada sejumlah benda atau bangunan diusul untuk jadi benda cagar budaya ke Balai Pelestarian Cagar Budaya  (BPCB) Sumatera Barat, dan itu sebelum saya menjadi Kadis pariwisata," kata Nurpaisal yang baru lebih kurang satu bulan jadi Kadis pariwisata.

Ia tidak menampik, di Pekanbaru banyak yang bisa diusulkan. Namun, pengusulan ini ada proses, penilaiannya juga tidak hanya oleh pihak Disbudpar atau terkait lain di Pemko Pekanbaru tapi juga melibatkan pihak provinsi dan lembaga kompoten lainnya. Tim itu akan menelitinya, apakah layak suatu benda, atau bangunan itu jadi cagar budaya.

Dikatakan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, ada beberapa kriteria disebut Cagar Budaya Benda, bangunan, atau struktur diusulkan sebagai Benda Cagar Budaya,  yakni,
berusia 50 tahun atau lebih, mewakili masa gaya paling singkat berusia 50 tahun, memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan dan memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa.
 
Bangunan Cagar Budaya itu katanya lagi, berunsur tunggal atau banyak; dan/atau berdiri bebas atau menyatu dengan formasi alam. Prosedur ditempuh misalnya, melakukan pendaftaran atas benda dimaksud untuk pencatatan benda, bangunan, struktur, lokasi, dan/atau satuan ruang geografis untuk diusulkan sebagai Cagar Budaya di lembaga terkait.
[has,jas]




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat