Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Sedikitnya 207 orang Meninggal dan 450 Luka-luka
Pascaserangan Bom di Gereja dan Hotel, Sri Lanka Berlakukan Jam Malam
Senin, 22 April 2019 - 09:49:46 WIB
[Foto: Getty Images]

SULUHRIAU- Pemerintah Sri Lanka menerapkan jam malam di seluruh negeri hingga waktu yang tidak ditentukan menyusul serangan terkoordinasi di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu 21 April 2019.

Hingga kini sedikitnya 207 orang meninggal dunia dan 450 lainnya mengalami luka dalam serangan bertepatan dengan perayaan Paskah itu. Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardane mengatakan larangan keluar pada malam hari diberlakukan "hingga pemberitahuan lebih lanjut".

"Kami akan menempuh segala tindakan yang diperlukan untuk melawan kelompok ekstrem yang beroperasi di negara kami," tegasnya.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa itu. Kementerian Pertahanan mengatakan serangan kemungkinan dilakukan oleh satu kelompok, tanpa merinci kelompok yang disebut.

Selain memberlakukan jam malam, pihak berwenang juga memblokir sementara akses ke media sosial sebagai langkah mencegah berbagai spekulasi atau informasi menyesatkan terkait serangan tersebut. Tidak ada informasi WNI yang menjadi korban.

Di antara 207 orang yang meninggal terdapat 27 warga negara asing. Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok, mengatakan seorang warga negaranya meninggal dunia. Adapun kantor berita Turki Anadolu melaporkan dua warga negara Turki juga turut menjadi korban meninggal dunia.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam pernyataannya pada Minggu (21/04) mengatakan, "Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut."

Menurut Kemenlu RI, terdapat sekitar 374 WNI di Sri Lanka, termasuk sekitar 140 orang di antaranya berada di Kolombo.

Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Kemenlu menyarankan agar mereka menghubungi nomor hotline KBRI Kolombo +94772773127, akan tetapi sambungan telepon gagal masuk ketika BBC News Indonesia mencoba menghubungi nomor tersebut beberapa kali.

Kecaman dunia

Masih dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia, disebutkan bahwa Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka.

"Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban."
 
Delapan ledakan dilaporkan terjadi, termasuk di tiga gereja di Negombo, Batticaloa dan Kochchikade di Kolombo ketika dilangsungkan perayaan Paskah.

Serangan bom juga menyasar empat hotel, termasuk tiga hotel mewah di ibu kota: Shangri-La, Kingsbury dan Cinnamon Grand.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengunggah pernyataan lewat Twitter dengan mengatakan "aksi kekerasan di gereja-gereja dan hotel-hotel di Sri Lanka benar-benar mengerikan".

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan "duka cita mendalam" atas "serangan teroris yang mengerikan".

Paus Fransiskus mengecam serangan sebagai "kekerasan yang begitu kejam" dengan sasaran umat Kristen yang sedang merayakan Paskah.

Kardinal Kolombo, Malcolm Ranjith, mengatakan kepada BBC: "Situasi ini sangat sulit dan sangat menyedihkan bagi kami semua karena kami tidak pernah memperkirakan hal ini akan terjadi dan khususnya di Hari Paskah."

Di jajaran pemerintahan, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe juga mengutuk serangan.
"Saya mengutuk keras serangan pengecut terhadap rakyat kami hari ini. Saya menyerukan kepada seluruh rakyat Sri Lanka untuk tetap bersatu dan kuat dalam situasi tragis ini."

Agama di Sri Lanka

Buddha Theravada tercatat sebagai agama terbesar di Sri Lanka. Berdasarkan sensus terbaru, sekitar 70,2 persen penduduk negara itu memeluk agama Buddha.

Agama itu dianut oleh etnik Sinhala yang merupakan etnik mayoritas. Buddha mendapat tempat utama dalam hukum di Sri Lanka dan bahkan secara khusus dicantumkan dalam konstitusi.

Selain Buddha, terdapat pula penganut Hindu sekitar 12,6 persen, Muslim sekitar 9,7 persen dari total penduduk.

Berdasar sensus tahun 2012, sekitar 1,5 juta penduduk Sri Lanka beragama Kristen, sebagian besar adalah Katolik Roma.

Sumber: BBC News.com, Viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat