Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Puluhan Ton Timah Pernah Ditipkan PT WPJ di Desa Topang Meranti, Dimana Sekarang?
Jumat, 26 April 2019 - 21:33:36 WIB
Timah hasil produksi PT WPJ [foto: tomy]

SULUHRIAU, Meranti- Seorang Kepala Desa di Kabupaten Meranti, yakni Kepala Desa Topang Kecamatan Ransang Kabupaten Syamsuharto, pekan lalu menyatakan dulu ada timah puluhan ton dititip di desanya.

Ini terjadi sekitar lima tahun lalu. Menurut Syamsuharto, ada lebih kurang 80 ton timah batangan dititip PT Wahana Perkit Jaya (WPJ), lalu sekitar tahun 2017 sudah diambil oleh perusahan tersebut.

Menariknya cerita kades ini, lantaran munculnya dugaan beberapa pihak, bahwa puluhan ton timah batangan itu raib. Bahkan dikaitkan soal boleh atau tidaknya timah itu diekspor pihak perusahaan WPJ.

Kepala Desa Topang itu mengatakan, timah batangan tersebut dititipkan di gudang dipelabuhan lantaran saat itu ada perubahan dalam izin ekspor, yang mana izin ekspor itu harus memiliki satu izin (ekspor batangan maupun soldier,red).

Namun, menurut Kades Syamsuharto, puluhan ton timah batangan siap ekspor itu diambil dan dibawa oleh PT WPJ ke Cerebon dan sudah dileburkan di Bangka.

"Sudah diambil pihak perusahaan, dan sudah dilebur di Bangka, kata Syamsuharto di Selatpanjang, Sabtu akhir pekan lalu (13/4/2019) lalu.

Secara lisan katanya pihak perusahaan memberi tahu, tapi desa tidak memberikan rekomindasi. "Untuk lebih jelasnya perihal ini tanya sama pak camat dan pak Herman saat itu sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) mereka juga mengetahui hal itu," katanya. 

Yang pasti perusahaan tersebut kata Syamsharto tidak beraktivitas lagi atau sudah berhenti beropearsi di wilayah itu. Saat ini yang beroperasi perusahaan Timah Kundur.

Sementara itu, Koordinator PT WPJ yang beroprasi di wilayah Desa Topang, Fazul ketika dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, bawah hasil timah batangan produksi Smelter di Topang tidak hilang melainkan di ekspor.

"Timah 80 ton sisa produksi itu sudah di ekspor, saat itu kita mengolah sendiri, kapal sendiri, menjual sendiri, dan mengekspor sendiri," ungkap Faizul, Kamis (25/4/2019) malam.

Namun saat disinggung mengenai pernyataan kepala desa bahwa timah tersebut tidak diekspor melainkan dibawa ke Cirebon untuk dileburkan dan diduga akan dijual dengan merek dagang yang baru, Faizul mengatakan tidak mengetahui hal tersebut.

"Kalau hal itu saya tidak bisa menjelaskan dan memberi keterangan, karena saya hanya perkerja sebagai pengawas," pungkasnya. [tmy]





 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat