Gelar Aksi, Massa APPH Serukan Kajari Natuna tidak Tebang Pilih Dalam Penegakan Hukum
Selasa, 23 Juli 2019 - 11:41:19 WIB
SULUHRIAU, Natuna - Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Hukum (APPH) Natuna menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Negri Natuna, Jl. Pramuka, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (23/7/2019).
Mereka menyatakan dukungan pada kinerja kejaksaan Negeri Kabupaten Natuna dalam memproses kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di Pemkab Natuna.
Dalam aksi itu, massa juga menyerukan agar Kejari Natuna tidak tebang pilih dalam penegakan hukum atau penangangan perkara.
Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk panjang bertuliskan "Kami Dari Aliansi Pemuda Peduli Hukum Kab Natuna Mendukung Penuh Kepada Kejaksaan Negri Natuna Untuk Mengusut Tuntas Kasus Perjalanan Dinas Fiktif".
Mereka juga menyiapkan atribut poster yang mengandung kata-kata pemintaan tuntaskan masalah hukum di Kab. Natuna
Sekitar puluhan massa yang hadir meminta kepada Kajari Natuna untuk mengusut tuntas dalam persoalan dugaan manipulası Perjalanan Dinas Fiktif yang dilakukan oleh Kepala Sub Bagian Di Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD ) Kabupaten Natuna, yang diduga dilakukan oleh Mr.
"Kejari Natuna jangan tebang pilih dalam menyelesaikan perkara-perkara Hukum sekalipun itu ada dugaan keterlibatan petinggi daerah yang ada di Kabupaten Natuna," kata massa berorasi.
Massa aksi juga meminta kepada Kajari untuk menemui mereka untuk memberikan keterangan terkait persoalan ini.
Sempat terjadi ketegangan karena keinginan massa bertemu dengan Kepala Kejari (Kajari) Natuna tak terwujud.
Kasi Barang Bukti, Seno yang didampingi kasi lainnya saat menemui massa di depan pagar Kejari Natuna, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak APPH kepada Kejari Natuna.
"Kami saat ini sedang bekerja diharapkan kepada teman teman sabar menunggu hasilnya, sampai detik ini proses hukum penyelidikan masih berlanjut" ungkapnya.
Mereka meminta perwakilan dua orang dari massa aksi untuk berdialog di Kantor Kejari Natuna.
"Kami minta maaf karna Kajari sedang menghadiri kunjungan komisi III di Batam, kami hanya minta perwakilan sebanyak dua orang saja untuk berdialog" terangnya.
Massa aksi yang sebagian besar pemuda asli Natuna tidak terima dengan penjelasan itu dan mengancam dan juga berjanji untuk mengelar aksi lagi ke kantor Kejaksaan Negri Natuna dengan membawa lebih banyak massa untuk menyampaikan aksinya sampai ditemui langsung oleh Kepala Kejaksaan Negri Naruna.
“Kami akan datang menggelar aksi kembali, dengan jumlah yang lebih banyak. Tapi kami tidak ingin berdialog dengan sistem perwakilan,†tegas Koordinator Aksi damai APPH Natuna. Setelah itu, massa membubarkan diri.
Berdasarkan pantauan, demonstrasi yang digelar APPH ini berjalan secara damai dan mendapat pengawalan dari pihak aparat kepolisian dan Satpol PP.
Aksi mereka tak berlangsung lama, hanya sekitar satu sebelum merekamembubarkan diri dengan tertib.[helim]
Komentar Anda :