Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Kesehatan
Bupati Meranti Ingatkan Panitia Qurban Tidak Gunakan Plastik Kresek Hitam
Kamis, 08 Agustus 2019 - 20:41:53 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menghimbau kepada masyarakat khususnya panitia Qurban untuk tidak menggunakan Plastik kresek hitam.

Pasalnya dari hasil penelitian plastik hitam yang berasal dari bahan daur ulang mengandung bahan berbahaya dan tidak higienis.

Hal itu menurut Bupati Irwan, patut diperhatikan karena menyangkut kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi makanan dalam kemasan plastik hitam tersebut.

"Kita berupaya menjaga daging Qurban tidak tercemar, tapi kita tidak memperhatikan pembungkusnya akhirnya sama saja daging yang dikonsumsi menjadi tidak higienis dan menganggu kesehatan, untuk itu kepada panita Qurban dan masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan plastik kresek berwarna hitam," ujar Bupati melalui Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH.

Seperti diketahui, sumber pembuatan plastik hitam berasal dari plastik daur ulang yang tidak jelas. Bisa saja plastik tersebut dibuat dari sisa plastik pembuangan rumah sakit, limbah pabrik yang mengandung penyakit dan zat berbahaya.

Tidak menggunakan kantong plastik hitam saat membungkus daging kurban, adalah langkah awal untuk menghindari masyarakat Meranti dari penyakit dan yang tak kalah penting turut peduli terhadap lingkungan.

Lebih jauh dikatakan Kabag Humas, sebagai alternatif pembungkus daging kurban dapat menggunakan wadah yang ramah lingkungan yang banyak tersedia di alam Meranti. Sebut saja daun pisang, anyaman bambu dan lainnya.

"Sebagai gantinya panitia Qurban dapat menggunakan wadah yang ramah lingkungan seperti daun pisang, anyaman bambu yang dapat dijumpai dengan mudah di alam Meranti," harapnya.

Namun andai kata terpaksa menggunaka kantong plastik, Bupati Irwan menyarankan untuk menggunakan plastik yang berwarna bening yang juga banyak dijual dipasaran.

"Jika sudah tidak ada lagi daun pisang dan wadah alami lainnya, bisa menggunakan bahan plastik sebagai pembungkus dengan syarat yang berwarna bening," pungkas Kabag Humas mengutip ucapan Bupati. [Hpm, jan]





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat