Rabu, 19 Agustus 2026 Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026 | 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang | Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
 
 
☰ Peristiwa
TNI Temukan Bukti Sejarah Mengejutkan di Rimba Papua, Bagaimana Kronologinya?
Jumat, 30 Agustus 2019 - 18:02:06 WIB

SULUHRIAU- Pasukan Tentara Nasional Indonesia baru saja menemukan sebuah bukti sejarah panjang kehidupan bangsa. Bukti itu ditemukan di sebuah rimba perbatasan RI dengan Papua Nugini.

Bukti sejarah yang ditemukan berupa patok perbatasan negara zaman dahulu. Patok itu bukan milik Indonesia dan PNG. Tapi milik Inggris dan Belanda.

Bagaimanan bukti sejarah itu bisa ditemukan? Begini ceritanya..

Pada Rabu pagi, 22 Agustus 2019, Komando Taktis Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG dari Yonif 713/Satya Tama melakukan patroli rutin di wilayah Skouw, Papua.

Dalam patroli itu ada lima perwira, delapan anggota satgas dan Komandan Satgas Yonif 713/Satya Tama, Mator Inf Dony Gredinand yang terlibat.

Prajurit TNI Komando Taktis Satgas Pamtas RI-PNG dari Batalyon Infanteri 713

Mereka awalnya akan melakukan patroli di sekitra Patok MM 1. Mereka berangka mulai pukul 08:00 WIT dan tiba di Patok MM 1 sekira pukul 11:45 WIT.

Perjalanan ke Patok MM 1 sangat tak mudah. Karena medan menuju lokasi merupakan rimba liar yang terjal. Bahkan prajurit TNI harus menggunakan tali untuk bisa menuruni tebing-tebing jurang.
Setiba di Patok MM 1, mereka beristirahat dan menunaikan ibadah Salat Zuhur. Lalu prajurit TNI memeriksa kondisi Patok MM 1 sekaligus melakukan pembersihan area sekitar patok dari tanaman liar.

Setelah melakukan peninjauan Patok MM 1, secara tak sengaja TNI menemukan sebuah patok perbatasan negara yang dibuat tahun 1930. Tapi buka milik RI atau juga PNG. Di patok itu tertulis nama Inggris dan Belanda.

Komandan Satgas Pamtas, Mayor Inf Dony Gredinand yang turun langsung melakukan patroli memastikan patok kuno itu belum terdaftar dalam data patok perbatasan yang dimiliki Satgas Pamtas RI-PNG.

"Perjalanan ke lokasi memerlukan waktu hampir 3 jam 45 menit, rute perjalanan terjal dan harus menuruni tebing curam dengan tali," kata Mayor Inf Dony seperti dikutip VIVA Indonesia, Jumat 30 Agustus 2019.

Sumber: Viva.co.id
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
  • 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
    02 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
    03 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    04 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    05 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    06 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    07 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    08 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    09 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    10 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    11 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    12 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    13 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    14 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    15 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    16 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    17 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    18 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    19 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    20 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    21 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    22 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat