Rabu, 19 Agustus 2026 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang | Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
 
 
☰ Peristiwa
Aceh Gelar Lomba 2.000 Batu Mulia Berhadiah Puluhan Juta
Minggu, 10 November 2019 - 20:51:04 WIB

SULUHRIAU- Sekitar dua ribu jenis batu mulia siap dilombakan dan dipamerkan dalam momentum Aceh Kembali Meugiwang di Taman Seni dan Budaya Aceh yang digelar pada 9-12 November 2019.

Ketua Pelaksana Festival Batu Mulia Nasrul Sufi mengatakan dalam gelaran ini tak hanya menghadirkan sejumlah jenis batu tetapi juga semua pengasah dan pengrajin batu di berbagai daerah seperti Banda Aceh, Aceh Barat dan Bireun,

"Misalnya, Lhoksumawe dan beberapa kabupaten lain di Aceh penuh dengan pesanan, untuk asah 2 biji batu saja harus menunggu sampai seminggu, begitu juga para pengrajin tempah perak dan crum suasa," kata Nasrul dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/2019).

Ia mengungkapkan acara ini menunjukkan bahwa Batu Cincin Aceh mulai kembali digemari.

Respons positif masyarakat pun terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar stand bazar yakni tiga puluh stand. Peserta yang hadir datang dari berbagai wilayah baik dari di Aceh hingga luar Aceh.

"Antusias para kolektor batu sudah lama menunggu event ini terlaksana di Aceh. Khusus peserta dari luar Aceh, kami diperkirakan akan hadir 1 hari sebelum hari H," kata Nasrul.

Panitia memperkirakan jumlah pendaftar kontes batu muia mencapai 2000 batu. Persiapan gelaran ini pun sudah dilakukan dengan optimal oleh panitia.

Menurutnya selain sebagai strategi untuk menarik minat pecinta dan kolektor batu di Indonesia, festival batu mulia ini juga menjadi momentum bagi para kolektor batu untuk berwisata di Aceh ke sejumlah destinasi dan objek wisata yang ada. Selain itu dalam festival ini juga diselenggarakan lelang batu-batu terbaik yang bisa diikuti oleh pengunjung atau masyarakat umum.

Nasrul menjelaskan batu-batu yang akan masuk kontes pada festival Aceh Kembali Meugiwang di antaranya adalah kelas Idocrase, kelas Calcedony, kelas Bacan, kelas Batu Gambar, kelas Kalimaya, kelas Panca Warna Kristal dan Badar, kelas Nephrite, kelas Black Jade, kelas Es Jade, kelas Amethis dan Kinyang. Pihaknya juga mempersiapkan dana pembinaan bagi juara umum sebesar Rp 20 juta, dan juara dua Rp 10 juta serta juara tiga Rp 5 juta," kata dia.

"Juga kelas Bulu Macan dan Klawing/Jasper, kelas Tapak Jalak, kelas Yakut dan Kecubung Wulung, kelas Sulaiman dan Guliga, kelas Batu Raja, kelas Teratai dan kelas Unik Antik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Jamaluddin menyebutkan, perhelatan festival batu mulia tersebut bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Banda Aceh dan Aceh secara umum.

"Kita target 1.000 pengunjung yang datang ke Aceh untuk meramaikan kontes batu mulia ini, diharapkan dapat mengangkat perekonomian dan kepariwisataan di Aceh," kata Jamaluddin.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
    02 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    03 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    04 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    05 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    06 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    07 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    08 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    09 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    10 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    11 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    12 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    13 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    14 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    15 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    16 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    17 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    18 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    19 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    20 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    21 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    22 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat