Rabu, 19 Agustus 2026 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang | Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
 
 
☰ Peristiwa
Ganasnya Harimau Sumatera, Teror Warga dan Mangsa Banyak Ternak
Rabu, 13 November 2019 - 14:57:06 WIB

SULUHRIAU- Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Sumatera Barat Wilayah I merilis, empat ekor kambing ternak warga di Jorong Kampung Padang Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, menjadi mangsa Harimau Sumatera.

Menurut laporan BKSDA, sejak sepekan belakangan ini, satwa liar yang memiliki nama latin Panthera tigris Sumatrae itu mengganas dan mulai menampakkan diri ke pemukiman warga. Bahkan mencoba memangsa ternak yang dijumpainya.

“Tercatat ada empat ekor ternak kambing warga dilaporkan diserang oleh satwa liar yang diduga kuat adalah Harimau Sumatera,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah I, Khairi Ramadhan, Rabu 13 November 2019.

Khairi menuturkan, sejak Rabu pekan lalu, BKSDA sudah mengerahkan tim untuk memantau dan berpatroli. Berdasarkan hasil data lapangan yang dikumpulkan, tim memutuskan memasang box trap (perangkap kandang) sebagai upaya untuk menangkap dan mengevakuasi Harimau Sumatera yang saat ini sudah mulai meresahkan warga setempat.

Menurut Khairi, upaya pemasangan box trap atau upaya menangkap satwa liar yang dilindungi itu, mengingat kejadian konflik Harimau Sumatera di lokasi ini, yang telah berulang kali terjadi. Bahkan, pengusiran yang dilakukan sebelumnya, juga tidak membuahkan hasil.

Khairi mengatakan terakhir kali serangan Harimau Sumatera terjadi pada Sabtu 9 November 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Satu ekor kambing milik Anton, warga jorong Kampung Padang Nagari Aia Manggih Barat mati akibat diterkam satwa tersebut. Namun satwa tidak berhasil membawa lari ternak karena melihat pemilik mendekati.

Sebelumnya, pada Juli lalu, ujar Khairi, di dekat lokasi yang sama juga terjadi konflik antara manusia dan satwa liar. 14 ekor ternak warga dimangsa oleh satwa liar yang diduga jenis Harimau Sumatera.

Pada saat itu, BKSDA memasang empat unit kamera penjebak (camera trap) untuk memantau keberadaan dan pergerakan si Raja Rimba itu.

Selain itu, pengusiran juga dilakukan dengan menggunakan bunyi-bunyian selama hampir satu pekan. Berdasarkan hasil pengamatan pada saat itu, Harimau Sumatera itu diketahui telah kembali ke habitatnya di hutan lindung Tonang Talu. [vvc, Jan]





 
Berita Lainnya :
  • 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
    02 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    03 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    04 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    05 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    06 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    07 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    08 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    09 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    10 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    11 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    12 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    13 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    14 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    15 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    16 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    17 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    18 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    19 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    20 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    21 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    22 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat