Rabu, 19 Agustus 2026 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
 
 
☰ Peristiwa
Datang ke Natuna, Presiden Temui Nelayan dan Serahkan Sertifikat Tanah ke Masyarakat
Kamis, 09 Januari 2020 - 07:59:30 WIB

SULUHRIAU, Natuna –  Presiden RI Jokowidodo (Jokowi) kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (8/1/2020).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Jokowi menemui para nelayan di SKPT Selat Lampa Kecamatan Bunguran Selatan, Natuna untuk berdialog, sekaligus meninjau jajar kapal.

Selesai berdialog dengan para nelayan Natuna, Jokowi melanjutkan agenda keduanya yaitu menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat Natuna, bertempat di kantor Bupati Natuna Jl. Batu Sisir Bukit Arai.

Kegiatan penyerahan sertifikat tanah ini, merupakan agenda terakhir dalam kunjungan kerja kali ini sebelum kembali ke Jakarta.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa Masih ada sekitar 15 ribu sertifikat tanah yang harus diberikan kepada masyarakat.

Bagi yang mendapatkan sertifikat tersebut merupakan warga yang beruntung, karena telah memegang sertifikat tanah, ini merupakan hak bukti hukum atas tanah yang dimilki.

Dikatakannya bahwa, penyerahan secara langsung olehnya sertifikat tanah kepada masyarakat Natuna, agar semuanya tau bahwa Natuna adalah Tanah Air Indonesia. Natuna adalah bagian dari NKRI.

“Jadi, secara defacto dan dejure, Natuna adalah Indonesia, 81 ribu penduduk yang ada di Kabupaten Natuna adalah warga negara Indonesia,” terang Jokowi.

Simbol pemberian sertifikat tanah kepada masyarakat Natuna, menurut Jokowi menunjukkan bahwa hak atas tanah sudah dipegang oleh masyarakat Natuna secara sah.

Jokowi berpesan, kalau sudah pegang sertifikat tanah, dimasukkan kedalam plastik, agar sertifikat tidak rusak, kemudian  difoto copy agar punya dukumen cadangan.

Dalam kesempatan itu juga, Presiden Jokowi  mengutarakan terkait dengan hal penegakan hukum dilaut Natuna terutama batas ZEE, akan dilakukan penegakan hukum jika terjadi pelanggaran kedaulatan.

“Kita memilik TNI AL, Bakamla, PSDKP dan Polair yang bisa menegakkan hukum terhadapa pelanggaran laut, yang dilakukan oleh kapal-kapal asing masuk kedalam wilayah ZEE kita, melakukan pencurian ikan,”tegas Jokowi.

Usai penyerahan sertifikat tanah, Presiden Jokowi bersama rombongan bertolak ke bandara Lanud Raden Sadjad Ranai dan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ke Natuna tersebut , Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra, juga turut serta, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.(helim-*)



 
Berita Lainnya :
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    02 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    03 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    04 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    05 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    06 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    07 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    08 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    09 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    10 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    11 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    12 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    13 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    14 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    15 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    16 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    17 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    18 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    19 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    20 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    21 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    22 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat