Punya Ikatan dengan Riau,
LAMR Gelar Prosesi Tepung Tawar Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono
Minggu, 12 Januari 2020 - 16:01:24 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau menggelar prosesi tepung tawar untuk Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Sabtu (11/1/2020).
Prosesi tepung tawar di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Prosesi tepung tawar ini dihadiri oleh Gubernur Riau H. Syamsuar M,Si, tokoh adat Melayu, tokoh masyarakat Riau, Forkopinda dan para pejabat daerah.
Tepung tawar ini sebagai bentuk sambutan dan utaian doa dari masyarakat Riau beserta pemerintah daerah. Ini mengingat bahwa Komjen Pol Gatot Eddy Pramono adalah sosok yang mempunyai ikatan yang kuat terhadap Riau khususnya Pekanbaru.
Datuk Seri Al Azhar Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR mengatakan, tepung tawar ini bermakna sebagai dukungan dan doa selamat dari LAM Riau kepada putera daerah yang diberi amanah petinggi kepolisian Republik Indonesia.
Sementara itu, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyampaikan, Ia dibesarkan dan bersekolah di Pekanbaru sejak Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Ia bersekolah di SDN 28 Pekanbaru, SMPN 3 Pekanbaru, SMAN 1 Pekanbaru kemudian keluar dari Pekanbaru pada tahun 1984 untuk melanjutkan pendidikan.
Ia bercerita, Sungai Siak, Gobah dan Sungai Tangkerang, itu semua katanya tempat bermainnya tempoe doeloe. "Arengka itu dulunya di sana jalannya masih tanah merah. Sekarang sudah bagus," kenangnya.
Ia meninggalkan Pekanbaru sejak tahun 1984 untuk pendidikan. Namun katanya ia menjadi Ketua Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) yang dikukuhkan akhir Desembar 2019 lalu oleh Gubernur Riau Drs H. Syamsuar, M.Si.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan atas doa dan sambutan yang sangat mengharukan ini. Saya besar di Pekanbaru, seluruh keluarga besar saya di Pekanbaru, dan orang tua saya juga dimakamkan di Pekanbaru. Setiap tahun saya pulang ke Pekanbaruâ€, tutur Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.
Banyak sekali katanya kenangan di dimasa kecilnya kenang Gatot. Yang paling melekat sampai, sekarang saat ia masih SMP di Pekanbaru, Ia selalu melihat bule yang ternyata bekerja di sebuah perusahaan minyak asing. Hal ini juga yang menggesanya untuk berbicara dengan mereka, sehingga ia belajar bahasa inggris yang kemudian bahasa inggirs menjadi unggulannya ditengah kawan-kawannya. (has)
Komentar Anda :