Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Sosial Budaya
Kisah Hikmah, Firasat 40 Hari Menjelang Kematian
Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:10:07 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Ada kisah unik dalam bab al-Hatsu ala Dzikri al-Mauti –anjuran mengingat kematian–, kitab Al-Fawaid al Mukhtaroh li Saliki Thariqil Akhiroh, yang berisi hikmah ucapan Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith. Kisah unik ini bercerita tentang pasangan suami istri yang tak kunjung dikaruniai buah hati. Tentunya kisah ini masih ada sangkut-pautnya dengan mengingat kematian. Kisahnya begini;

Alkisah, ada seorang raja yang sangat mencintai istrinya, kehidupan pasangan raja dan ratu ini pun sangat harmonis dan bahagia. Namun kebahagian pasangan ini terasa kurang lengkap, karena pasangan ini belum dikaruniai buah hati. Berbagai macam pengobatan telah dijalani keduanya, namun keduanya tak kunjung dikaruniai buah hati.

Singkat cerita, sang raja mendapat informasi bahwa di suatu tempat ada tabib terkenal dan pengobatannya pun masyhur akan kemujarabannya. Berangkatlah keduanya kepada tabib masyhur itu. Sesampainya di tempat sang tabib keduanya pun langsung berkonsultasi.

Lalu sang tabib pun meminta kepada sang raja agar dia menunggu istrinya di luar saja. Lalu berkatalah sang tabib kepada istri sang raja,

 â€œSetelah aku amati, sepertinya ajalmu tidak lama lagi, dan kabar buruknya lagi ajalmu akan datang 40 hari lagi. Waktu sependek itu tak cukup bagi wanita untuk hamil,” terang sang tabib menjelaskan.

Setelah mendapatkan penjelasan sang tabib, sang raja dan istrinya pun pulang. Namun, sang istri tak memberi tahu kepada raja ihwal apa yang dikatakan sang tabib.

Hari-hari penuh ketakutan pun dilalui sang istri, ia tetap belum cerita kepada raja ihwal perkataan sang tabib. Nafsu makan sang istri pun menurun. Setiap hidangan yang disajikan kepadanya jarang sekali ia makan. Ia terngiang-ngiang ajalnya yang tak lama lagi akan menjemputnya. Kini fisik istri sang raja pun menjadi kurus drastis.

Singkat cerita,  sudah mendekati 40 hari sejak mereka konsultasi kepada sang tabib. Sang raja yang merasa aneh dengan sikap istrinya lalu menanyakan ihwal perubahan sikapnya akhir-akhir ini, hingga membuat fisiknya mengurus.

Sang istri lalu menceritakan ihwal penyebab perubahan sikapnya akhir-akhir ini, ia menceritakan semua yang dikatakan oleh sang tabib. Akhirnya sang raja pun mengetahui sebab perubahan sikap istrinya itu. Singkat cerita, tibalah 40 hari itu, namun tak sesuatu pun terjadi pada sang istri. Ia tetap hidup sebagaimana biasanya. 40 hari telah berlalu dan semuanya baik-baik saja.

Pasangan suami istri ini pun penasaran, apa maksud sang tabib mengatakan ajal sang istri yang tinggal 40 hari lagi, namun nyatanya tak terjadi apa-apa pada sang istri. Penasaran dengan hal itu akhirnya sang suami mengunjungi sang tabib untuk yang kedua kalinya. Sampailah sang suami di tempat sang tabib.

“Wahai tabib, 40 hari telah berlalu, namun tak terjadi apa-apa pada istriku. Apa maksud perkataanmu dahulu, bahwa ajal istriku akan datang dalam 40 hari?” Tanya sang suami penasaran.

“Wahai raja, ajalku saja aku tak tahu, bagaimana aku mengetahui ajal orang lain? Itu hanya caraku mengobati istrimu, karena istrimu terlalu banyak makan yang enak-enak sehingga ia menjadi gemuk dan mulut rahimnya tertutupi lemak. Maka cara yang cepat agar membuat dia kurus adalah membuat ia selalu ingat kematian. Ini lah alasanku mengatakan ajalnya akan datang dalam 40 hari” Jawab sang tabib.

“Nah, sekarang istrimu telah kurus, penghalang kehamilannya pun telah hilang. Segera gauli istrimu, insyaAllah istrimu akan diberi kehamilan” Imbuh sang tabib.

Sang raja pun terperanga dengan penjelasan sang tabib, dan cepat-cepat pulang untuk memberi tahu istrinya akan kabar gembira itu.

Sumber: Islami.co
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat