Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Angela Merkel Sebut Corona Tantangan Serius Setelah PD II
Kamis, 19 Maret 2020 - 09:32:06 WIB

SULUHRIAU- Ini adalah kali pertama dalam masa jabatannya sebagai Kanselir Jerman yang telah berlangsung lebih dari 14 tahun, Angela Merkel berbicara langsung dengan publik Jerman melalui televisi. Biasanya pidato seperti ini hanya dilakukan pada tahun baru.

Dalam pidatonya pada Rabu (18/03) malam di Berlin, Jerman, Kanselir Angela Merkel meminta semua orang di Jerman untuk membantu memerangi penyebaran virus corona.

"Ini serius. Anda juga harus menganggap ini serius," kata Merkel dalam pidato televisi kepada publik Jerman.

"Sejak Perang Dunia Kedua, tidak ada tantangan bagi negara kita yang sangat membutuhkan solidaritas kita," ujar Merkel. Pada saat yang sama, kanselir juga meyakinkan bahwa "negara akan terus berfungsi, pasokan (kebutuhan pokok) tentu saja akan terus diamankan dan kami akan mempertahankan kegiatan ekonomi sebanyak mungkin."

"Pembatasan yang belum pernah ada sebelumnya”

Sempat beredar perdebatan tentang kemungkinan Jerman untuk memberlakukan jam malam seperti di negara-negara Uni Eropa lainnya. Pemerintah Jerman sebelumnya menegaskan bahwa kanselir tidak akan mengumumkan langkah-langkah pengamanan baru. Ia lebih menekankan alasan untuk melakukan pembatasan dalam kehidupan sehari-hari.

Merkel mengatakan bahwa sebagai negara demokratis, segala keputusan politik akan dilakukan secara terbuka dan dikomunikasikan dengan efektif. Ia menekankan bahwa campur tangan pemerintah federal dan negara bagian dalam kehidupan banyak orang dapat memengaruhi "citra diri (sebagai negara) demokratis."

Namun dalam situasi ini, Merkel mengatakan "ada pembatasan-pembatasan yang tidak pernah ada sebelumnya di Republik Federal (Jerman)," ujar Merkel, sambil menekankan bahwa pembatasan ini diperlukan untuk mencegah penyebaran virus yang cepat dan bahaya yang ditimbulkannya.

Pada saat yang sama, Merkel mengucapkan terima kasih kepada para pekerja medis, dan juga pekerja ritel atas pelayanan mereka. Tidak ada yang perlu khawatir tentang pasokan bahan kebutuhan pokok, tegas Merkel.

"Borong semua barang, seolah-olah tidak akan pernah ada lagi, adalah tidak masuk akal dan sama sekali tidak menunjukkan rasa solidaritas," ujarnya memperingatkan.

Ia menambahkan bahwa situasi saat ini sudah sulit bagi toko, restoran, dan para pekerja lepas. Dan, keadaan akan menjadi lebih sulit lagi dalam beberapa minggu mendatang. Tetapi ia menambahkan bahwa "kita bisa dan akan menggunakan segala yang dibutuhkan guna membantu para wirausahawan dan karyawan lepas untuk melalui ujian yang sulit ini," kata Merkel.

Berkali-kali, Merkel menekankan bahwa orang-orang harus tetap menggunakan akal sehat mereka. Misalnya, ia menekankan situasi ini tidak biasa tetapi ia percaya bahwa Jerman akan bisa melewati ujian ini jika semua warga negara benar-benar melakukan bagian mereka.

Ia juga mengapresiasi inisiatif masyarakat yang saling membantu membelikan belanjaan bagi warga lanjut usia yang tidak mampu berbelanja. Merkel pun meminta agar orang-orang berusaha menjadi kreatif dalam mempertahankan kontak sosial tanpa harus berdekatan. Contohnya bisa dengan menggunakan teknologi seperti Skype atau cara lama seperti berkirim surat.

Sistem kesehatan Jerman cukup bagus

Kanselir berkali-kali menekankan bahwa saat ini sangat penting menjaga jarak di antara orang-orang untuk memperlambat penyebaran virus.

"Kita harus membatasi risiko satu orang menginfeksi yang lain, sebaik yang kita bisa," katanya sambil meminta semua orang untuk mengikuti aturan jarak yang direkomendasikan oleh para ahli. Virus hanya dapat dikalahkan jika semua orang berpartisipasi.

Jerman memiliki sistem kesehatan yang sangat baik, ujar Merkel, "mungkin salah satu yang terbaik di dunia," tegasnya. "Tetapi rumah sakit kita juga akan benar-benar kewalahan jika terlalu banyak pasien dirawat dalam waktu sangat singkat, yang menderita infeksi corona parah," tambahnya.

Pada akhir pesannya, Merkel mengatakan kepada semua orang: "Jaga diri Anda dan orang-orang tercinta Anda dengan baik."

Sumber: Viva.co.id, reuters, zdf
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat