Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Cegah Covid-19,
Wabup Meranti Gelar Teleconfrence Bersama Gubri: Ini Beberapa Poin Penanganan Covid-19
Senin, 30 Maret 2020 - 14:35:14 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim didampingi Forkopimda dan Instansi terkait menggelar Teleconfrence dengan Pemerintah Provinsi Riau yang dipimpin oleh Gubernur Riau H. Samsuar, Teleconfrence ini untuk menyampaikan informasi terkini terkait kondisi dan penanganan antisipaso penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh Provinsi dan Kabupaten Kota.

Teleconfrence ini sekaligus himbauan Gubernur Riau kepada Kepala Daerah, bertempat diruang Rapat Melati Kantor Bupati, Senin (30/3/2020).

Hadir bersama Wakil Bupati, Wakapolres Meranti Kompol. Irmardison, Sekretaris Daerah Bambang Supriyanto SE MM, Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. Asroruddin, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri, Direktur RSUD dr. Ria, Pabung Kodim Bengalis Mayor P. Girsang, Kadis Perindag Meranti Drs. Azza Fahroni, Kabag Kominfo Meranti Drs. Wan Fahriarmi, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi, Bagian Humas dan Protokol Meranti dan lainnya.

Diujung sambungan Gubernur Riau didampingi Wagub H. Edi Natar, Kapolda Riau, Dandrem 031/WB, Sekdaprv Riau serta Dinas dan Instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan itu Kepada Pemerintah Kabupaten Kota Gubernur Riau H. Syamsuar menyampaikan beberapa panduan sesuai dengan koordinasi yang dilakukan dengan Kementrian terkait seperti Mendagri, BNPB, Kementrian Kesehatan, serta Menko Martim. Ia berharap panduan ini harus dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh Kabupaten Kota agar penanganan penyebaran Covid-19 di Riau dapat dilakukan secara masif dan terkoordinir.

Beberapa panduan yang disampaikan Gubernur Riau H. Syamsuar sebagai berikut :

1. Semua Kabupaten Kota diminta untuk membentuk Gugus Tugas Antisipasi Penyebaran Covid-19, sesuai Kepres No. 7 Tahun 2020 yang ketuanya Bupati/Walikota hal ini untuk mempermudah koordinasi.

2. Laksanakan kebijakan Anggaran penanganan Covid-19 sesuai Inpres dan Permendagri.

3. Pemerintah Provinsi saat ini telah menambah rumah sakit rujukan baru yakni Rumah Sakit Madani, Rumah Sakit Jiwa, Rumah Sakit Pelatala Bumi hal ini untuk antisipasi ledakan pasien yang dianggap berat apabila RS Arifin Achmad, RS Dumai, dan RS Tembilahan penuh.

4. Arahan Mendagri masing-masing Kab Kota dan Provinsi bisa melakukan pengadaan langsung penanggulangan Covid-19 tanpa tender, untuk hal ini Pemda bisa berkooridnasi dengan Kejaksaan, Kepolisian dan BPKP diwilayahnya.

5. Pemda diminta tidak ragu menggunakan anggaran untuk membeli alat kesehatan dan vitamin, Rapid Test, Alat APD untuk penanggulangan Covid-19.

6. Mengintruksikan dilakukan pemisahan angkutan laut antara penumpang TKI asal luar negeri dengan penumpang Domstik. Khususnya yang berasal dari Malaysia menuju Karimun-Selatpanjang-Bengkalis-Dumai.

7. Arahan dari Menteri semua TKI harus dikarantina selama 14 hari dan harus dilakukan Rapid Test karena meski kelihatan bugar tak ada jaminan didalam tubuh mereka bebas Corona.

8. Menyediakan anggaran untuk Insentif tenaga kesehatan tertentu sesuai dengan potensi kerawanan tugas agar merasa tenang dan aman.

9. Dinas Sosial Kabupaten/Kota diminta mempersiapkan data TKI kurang mampu untuk dibantu secara gotong-royong terutama untuk ketersediaan Sembako.

10. Bulog dapat memberi bantuan beras sebanyak 100 Ton untuk Kabupaten Kota dengan mengirim surat dari Bupati ke Bulog.

11. Hingga saat ini Pemprov belum menerapkan karantina wilayah karena akan berimbas pada penutupan terminal dan bandara serta Pelabuhan jadi perlu dikaji secara mendalam.

12. Kegiatan Ziarah Kubur, Mandi Balimau Kasai Gubernur minta tahun ini dihentikan dalam rangka komitmen Social Distancing.

13. Kades, Tokoh Agama/Masyarakat diminta lebih pro aktif lakukan sosialisasi bahaya Covid-19.

14. Kabar baik 1 dari 2 Pasien Positif Covid-19 di Riau sudah sembuh dan diperbolehkan pulang.

16. Pemprov melakukan perpanjang libur sekolah sampai 15 April 2020.

"Saya berharap Panduan ini benar benar dipatuhi oleh Bupati/Walikota selaku Kepala daerah"ujar Gubernur Syamsuar.

Menyikapi penyampaian Gubernur Syamsuar, Wakil Bupati melaporkan saat ini jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 2000 orang, dengan PDP 2 orang yang sudah dirujuk ke Pekanbaru dan Dumai namun hasip Labor belum keluar.

Selanjutnya terkait Gugus Tugas sejak tanggal 17 Maret 2020 Pemkab Meranti sudah menetapkan status siaga darurat Covid-19, sejak saat itu untuk melakukan penanganan Pemkab Meranti telah membentuk Gugus Tugas dan beranggotakan semua Instansi terkait termasuk Kepolisian.

Dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bersama-sama mengatasi penyebaran Covid-19, Bupati Meranti telah mengintruksian kepada Pemerintah Kecamatan, Desa hingga RT/RW telah meminta kepada masyatakat khususnya para TKI yang baru tiba dari Malaysia untuk melakukan Karantina mandiri selama 14 hari.

"Disitu Camat, Kades hingga RT/RW akan melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan para TKI tap berada dirumah dan sejauh ini belum ada yang kategori PDP," jelas Wabup.

Selanjutnya Wabup mengaku butuh dukungan dari Pemprov Riau terkait penanganan para TKI Meranti yang baru kembali dari Malaysia. Dar informasi yang diperoleh Wabup sebagian besar TKI ini bekerja secara Ilegal dengan menggunakan Pasport Wisata (izin tinggal 25 hari), dan untuk mendapatkan gaji penuh para TKI ini harus bekerja dulu selama 25 hari yang jadi masalah akibat deberlakukannya Lockdown para TKI terpaksa pulang lebih dini tanpa mengantongi upah.

"Dan ini menjadi masalah sosial di Meranti, bahkan dari laporan Kades ada warga sudah kehabisan beras, Untuk mengatasinya Pemkab. Meranti sesuai arahan Bupati sudah menganggarkan dana sebesar 1.5 Miliar namun dana ini masih tidak m cukupi untuk itu mohon dukungan Pemprov Riau," Papar Wabup.

Sepanjutnya menindaklanjuti surat daran Gubernur, untuk pelaksanaan kegiatan fisik dan lainnya di Pemkab. Meranti telah dilakukan penundaan hingga kondisi kembali normal.

"Karena saat ini Pemkab. Meranti sedang menyusun anggaran untuk menghadapi terjadinya kebutuhan anggaran yang besar untuk penanganan Covid-19," jelasnya lagi.

Kemudian, Wabup Meranti H. Said Hasyim juga melaporkan untuk fasilitas Isolasi Pasien PDP, Pemkab. Meranti telah menyiapkan ruang di RSUD, Puskemas dan Balai BLK serta Gedung Mapolres Meranti yang lama. "Nantinya ini akan dijadikan ruang Isolasi jika diperlukan," ujar Wabup.

Lebih jauh disampaikan Wabup, Pemkab. Meranti sangat kosisten menerapkan Social Distancing Cegah Penyebaran Covid-19, dengan cara menghimbau kepada maayarakat bekerjasama dengan Kepolisian dan TNI untuk tidak membuat dan menghadir acara yang menghadirkan kerumunan masa termasuk juga pesta perkawinan yang disarankan cukup dihadiri oleh anggota keluarga saja.

Hingga saat ini diakui Wabup, Pemkab. Meranti bersama Kepolisian dan TNI terus bahu-membahu dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, seperti yang sejak beberapa hari ini berjalan dengan melakukan penyemprotan Dis Infektan ditempat dan fasilitas umum.

Terakhir yang tak kalah penting adalah, Wabup meminta dukungan Pemprov Riau untuk menyampaikan kepada Pemerintah Pusat terkait nasip TKI Meranti dan Kabupaten lainnya di Riau yang hingga saat ini masih terkatung-katung di Kukup Malaysia dan Tj. Balai Karimun.

"Saat ini di Malaysia tidak ada bus yang jalan dan rumah makan tutup semua sementara TKI kita masih banyak di Kukup setidaknya 700 orang masih menunggu keberangkatan," jelas Wabup.

Wabup berharap persoalan Darah yang otomatis menjadi masalah Nasional ini dapat dicarikan solusi sesegera mungkin karena ini menyangkut hidup warga Indonesia.

Menyikapi masalah TKI yang masih terkatung di Malaysa, Gubri Syamsuar mengaku telah berkomunikasi dengan Menko Maritim untuk dicarikan jalan terbaik.

Sementata untuk dana penanganan masalah sosial seperti pengadaan Sembako untuk warga yang kehilangan pendapatan karena tak terdampak Covid-19, Gubri menyarankan kepada Pemkab. Meranti dapat menggunakan dana yang ada bukan saja yang ada di APBD tapi juga alokasi dana Provinsi dan Pusat.

"Dana yang bisa direlokasi di Meranti sebesar 78 Miliar silahkan dialokasikan untuk kepentingan penanganan Covid-19 tanpa keraguan. Yang penting  syaratnya jangan di Mar Up," ujar Gubri Syamsuar. (hpm, jan]



 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat