Harga Gula Relatif Tinggi di Batam, Anggota DPRD Kepri Minta Disperindag Awasi Sembako
Minggu, 12 April 2020 - 20:32:43 WIB
SULUHRIAU, TanjungPinang- Anggota DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin mengungkapkan harga beras dan gula relatif tinggi.
Bahkan, stok dinilainya mulai menipis. Ini diketahui katanya saat ia menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar, terutama di Batam.
Dikatakan, harga gula sudah menembus Rp 19.000/kg. "Saya sudah kroscek gula tersebut kosong, belum jelas kapan masuknya lagi ke Bulog,†kata Wahyu Wahyudin, Ahad (12/4/2020).
Bahkan, gula juga sudah mulai agak susah di beberapa tempat perbelanjaan. Menurut Wahyu juga stok beras menurutnya juga harus ditambah. “Stok di Bulog 1.800 ton. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan hal ini,†ujar Wahyu.
Ia berharap di masa-masa sulit seperti ini, OPD terkait hendaknya memberikan perhatian, seperti Disperindag. Sehingga, kebutuhan pokok masyarakat tidak terganggu dan memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini, yang di Kabupaten/Kota di Kepri tak luput dirundung covid-19.
“Ini harus diawasi, jangan sampai kebutuhan pokok masyarakat stok menipis dan harga mahal. Aparat penegak hukum hendaknya bekerjasama untuk menindak tegas jika ada oknum-oknum distributor sembako bermain-main,†kata Wahyu Wahyudin.
Apalagi katanya pula sampai menimbun sembako dengan berbagai dalih. Sehingga harga barang mahal. "Ini benar-benar harus menjadi perhatian kita bersama," pungkas Wahyu Wahyudin.
Laporan: Jaka Syafriadi
Editor: Jandri
Komentar Anda :