Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Heboh!
8 Pemudik Dipastikan Terjangkit Corona, Terungkap Setelah Salah Satu Kerabat Meninggal Mendadak
Rabu, 29 April 2020 - 13:32:47 WIB

SULUHRIAU- Rombongan delapan orang pemudik yang datang dari Jakarta ke Cilacap, Jawa Tengah, membuat heboh. Mereka akhirnya dipastkan positif terjangkit virus Corona. Ironisnya, kondisi itu baru terungkap, setelah ada salah seorang kerabat pemudik itu yang meninggal dunia secara mendadak.

Saat ini, kasus itu sudah jadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Seperti diingatkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, peristiwa itu seharusnya jadi pengingat bagi warga, supaya tidak melakukan mudik secara sembunyi-sembunyi. Karena hal itu bisa jadi sangat berpengaruh dalam penyebara virus Corona.

Kondisi yang dialami rombongan delapan orang pemudik itu, dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi. Dituturkannya, kondisi delapan pemudik yang terjangkit Corona itu, baru terungkap setelah kakak salah seorang pemudik itu, meninggal dunia secara mendadak. Sang kakak meninggal hanya selang beberapa hari setelah adiknya pulang ke rumah.

Kematian sang kakak, dirasa mengejutkan pihak keluarga. Pasalnya, si kakak tidak memiliki riwayat bepergian atau datang dari wilayah zona merah Corona.

Buntut dari kejadian itu, akhirnya dilakukan rapid test kepada sang adik yang baru mudik. "Hasilnya positif (Corona)," ujarnya, dilansir detik.com, Rabu (29/4/2020).

Berdasarkan hasil itu, petugas pun melakukan tracing. Pasalnya, dari keterangan si pemudik tersebut, dia pulang ke Cilacap bersama tujuh rekan lainnya dari Jakarta dengan menggunakan mobil travel bersama-sama. Tak hanya itu, selama berada di Jakarta, mereka tinggal dalam satu kontrakan dan bekerja di tempat yang sama di sebuah perusahaan konveksi.

"Hasilnya, tujuh orang lainnya dari hasil rapid test juga positif. Dari delapan orang tersebut, terdapat satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak," tambah Pramesti.
 
Melihat perkembangan yang mengejutkan itu, saat ini kedelapan pemudik itu telah ditetapkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) dan harus diisolasi di RSUD Majenang. Untuk memastikan kondisi kesehatan mereka, Pramesti mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil lab dari cek swab yang dikirim ke laboratorium di Yogyakarta. Termasuk hasil pemeriksaan terhadap jasad kakak pemudik yang meninggal.

Dalam kesempatan itu, Pramesti mengimbau, bagi para pemudik yang terlanjur pulang di kampung halaman, diminta  mematuhi anjuran pemerintah dengan melakukan karantina selama 14 hari. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Jika tidak ada gejala, harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Jangan ke mana-mana, jangan berkerumun," ujarnya.

 
Jika tiba-tiba muncul gejala sakit. Diharapkan segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. [***]

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat