Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Ajaran Sesat Ini Harus Makan Kotoran dan Belatung
Kamis, 30 April 2020 - 06:33:23 WIB

SULUHRIAU– Sebuah perusahaan media Kristen di Korea Selatan baru-baru ini mengungkapkan kontroversi proses pelatihan pada sebuah gereja yang sangat tak lazim dilakukan. Praktik itu pula juga cukup mengguncang Negeri Ginseng tersebut.

Sebuah gereja di kota Dongdaemun-gu dilaporkan melakukan metode pelatihan yang tidak biasa yang dilakukan oleh seorang pendeta, Kim Myung Jin.

Dilansir Koreaboo, gereja Light and Truth Church dipercaya banyak orang telah melakukan hal-hal “gila” dalam cara kaderisasi para “pendeta” baru melatih iman mereka.

Dicambuk di kuburan, mengkhotbahkan Injil di bar-bar gay dan tempat-tempat dewasa sampai mereka dikutuk, dan bahkan makan kotoran dan belatung.

Bahkan, satu korban dikabarkan menderita stroke selama pelatihan iman dan telah menerima perawatan rehabilitasi di rumah sakit keperawatan selama 18 bulan terakhir.

Dan mereka yang berbicara menentang metode yang bermasalah tersebut disambut dengan respons kurang baik dari pihak gereja.

Adapun sejumlah kontroversi dari proses pelatihan tersebut diantaranya mengkategorikan pelatihan iman dengan kondisi "kesulitan", "kemiskinan", "kesusahan", "dicambuk", "dikurung", "terbelenggu", "tak bisa tidur", "tak bisa makan" dan banyak lagi.

Dan aktivitas aneh itu pun diketahui sudah sangat tidak wajar seperti berendam di air es selama 1 jam di musim dingin, memakan sampah serta makanan berjamur dan kotoran, mengambil muntah orang lain dengan tangan kosong dan gosokkan ke wajah dan juga banyak lainnya.

Namun begitu berita ini mengemuka, pendeta Kim Myung Jin cukup merespons dengan tegas.

“Jangan ikut campur dalam urusan kita. Kami tidak pernah memaksa mereka untuk melakukan hal-hal ini. Mereka hanya melakukannya karena mereka secara sukarela,” jelas sang pendeta.

"Ini hanya masalah yang muncul dari kompetisi yang sengit untuk menjadi murid saya," tegas pendeta Kim Myung Jin.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat