Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Majalah Terkemuka Inggris Sebut Anies Saingan Baru Jokowi
Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:27:08 WIB

SULUHRIAU- Majalah terkemuka terbitan Inggris, The Economist pada edisi terbaru mengulas tentang rivalitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 yang melanda Ibu Kota dan Indonesia.

Bahkan, majalah berpengaruh ini mengangkat judul 'Presiden Indonesia Punya Saingan Baru'.

Kasus Covid-19 pertama di Indonesia telah dikonfirmasi pada 2 Maret 2020, dan selama berpekan-pekan, Anies telah mendesak pemerintah pusat untuk bertindak. Namun, pemerintah pusat ragu-ragu ketika virus tersebut menyebar, pertama melalui Jakarta, kemudian ke seantero negeri. Akhirnya, pada 31 Maret 2020, Jokowi mengumumkan keadaan darurat nasional.

Bahkan pada saat itu, pemerintah daerah (pemda) diminta untuk meminta izin sebelum melakukan karantina wilayah, sebuha proses yang dihambat lewat birokrasi. Anies Baswedan pun dengan lantang menyampaikan kritikannya. “(Itu) seolah-olah kami mengusulkan proyek yang membutuhkan studi kelayakan,” ucapnya kepada The Jakarta Post, seperti dikutip dari The Economist.

“Tidak bisakah Kementerian (Kesehatan) melihat bahwa kita menghadapi peningkatan jumlah kematian? Apakah itu tidak cukup?” kata Anies menambahkan.

Pernyataan tersebut adalah satu serangann yang dilepaskan Anies terhadap Jokowi. Dia mengkritik pemerintahan Jokowi karena tidak bertindak cepat dan kuat, dan Anies berulang kali membantah data pemerintah pusat tentang jumlah kasus covid-19.

Itu adalah 'tamparan di wajah' untuk Jokowi dan para letnannya (pembantunya), kata seorang diplomat asing. Keluhan jelas menjebak presiden.

Ketika Anies berusaha untuk melakukan karantina wilayah di Jakarta setelah Jokowi menghabiskan berpekan-pekan menolak untuk melakukan hal yang sama ke seluruh negeri, Jokowi menyatakan, gubernur tidak memiliki wewenang untuk melakukannya. Pada hari berikutnya, Jokowi mengumumkan prosedur berat yang diperlukan sebelum pemda (Pemprov DKI) dapat membatasi pergerakan orang.

Di bagian lain, akademisi Australian Nasional University, Edward Aspinall menganggap, Anies benar-benar khawatir tentang dampak Covid-19 pada konstituennya. Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) tersebut juga peduli tentang citranya sebagai 'orang kebijakan publik yang berpikir serius tentang masalah-masalah besar',”kata Aspinall menambahkan.

Upaya Anies untuk mengadopsi respons yang ketat dan berbasis data terhadap wabah virus corona tersebut meningkatkan citra tersebut.

Tetapi, Anies juga paham bagaimana cara mengeksploitasi kelemahan Jokowi. Banyak Muslim taat menganggap Jokowi terlalu sekuler dalam pandangannya dan kesalehan yang meragukan. Mereka (umat Islam) merindukan seorang jawara untuk mengambil pemerintahannya dan merebut kursi kepresidenan pada 2024, ketika masa jabatan Jokowi dua periode berakhir.

Para pemilih kelompok tersebut selama ini mendukung Prabowo di dua pencalonan sebagai presiden. Dan, Anies dikenal banyak orang di antara mereka karena kasus Ahok. Gubernur DKI tersebut sering menjadi pemberitaan, yang akan membantunya membangun profil (figur) nasional. Jokowi juga menggunakan jabatan gubernur DKI sebagai batu loncatan untuk jabatan kepresidenan. Dan cara termudah bagi Anies Anies untuk mendefinisikan dirinya adalah beroposisi ke Jokowi.

Anies mungkin telah mengkalkulasi, pandemi memberikan kesempatan yang bagusuntuk memamerkan kualitas kepemimpinan yang dianggap banyak orang kurang dimiliki Jokowi, seperti ketegasan dan empati, ucap diplomat asing itu. Langkah tersebut mungkin saja berhasil.

Mayoritas calon presiden tidak akan memulai kampanye mereka selama dua tahun ke depan. Hanya saja, Anies sudah mulai merayu pihak oposisi. Partai Nasdem, salah satu pendukung Jokowi, semakin dekat dengan Anies, kata mantan ajudan Jokowi. Ini jalan yang panjang menuju hari pemilihan presiden. Namun, seperti yang dikatakan Alexander Arifianto dari Study Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Singapura, “Anies Baswedan baru saja mulai.”

Sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat