Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Tindaklanjuti Keluhan Warga Soal Lonjakan Tagihan Listrik, DPRD Riau Cecar PLN Saat Hearing
Senin, 08 Juni 2020 - 21:46:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-  DPRD Riau melalui Komisi IV menggelar hearing dengan pihak GM PLN Wilayah Riau-Kepri menindaklanjuti banyaknya keluhan terkait lonjakan tagihan listrik masa pandemi covid-19, Senin (8/6/2020).

Keluhan lonjakan tagihan listrik yang sampai ke telinga wakil rakyat mulai dari 100 persen hingga 300 persen, dari tagihan biasanya yang dibayar warga.

Hearig dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Riau, H Parisman Ihwan, dihadiri sejumlah anggota komisi. Dari pihak PLN dihadiri General Manager (GM) PLN Riau Kepri, Humas dan jajarannya.

Dalam kesempatan itu, anggota komisi IV, Nurzafri mengatakan, dalam satu pekan ini pihaknya  menerima keluhan masyarakat tentang kenaikan tagihan listrik yang tingginya luar biasa.

Sementara ekonomi yang sedang sulit didera pandemi covid-19. Hal ini katanya, kontra produktif dengan yang disampaikan oleh presiden Jokowi.

"PLN jangan lupa bahwa masyarakat yang menggunakan listrik daya 1.300 Watt masih tergolong rumah sederhana yang penghasilannya masih sebatas UMK bahkan di bawahnya. Merekapun banyak yang kehilangan pekerjaan. Saat ini sangat kecil jumlah warga yang listriknya masih berdaya 450 watt. Kami juga minta kalau perlu kelonggaran listrik ini sampai 1 tahun. Kami tidak mau dengar ada pemutusan arus listrik di tengah pandemi ini”, tegas Nurzafri.

Sementara itu,  anggota komisi IV yang lain, Syafaruddin Poti, menegaskan, agar PLN memberikan penjelasan kepada rakyat, jangan kebijakan pemerintah yang terus dipipojokkan. " Berikan jawaban yang memuaskan dan seluas-luasnya hingga ke tingkat kabupaten”, katanya.

Menyikapi pertanyaan-pertanyaan anggota dewan tersebut, GM PLN WRKR, Tri Tjahjono mengatakan, tagihan listrik yang dikeluhkan warga bukan hanya di Pekanbaru atau Riau saja tapi nasional.

Tri menjelaskan, kenaikan tagihan PLN pada bulan Juni merupakan akumulasi pemakaian listrik warga selama dua bulan terakhir. Selama bulan Maret dan April, masyarakat banyak yang melakukan Work From Home (WFH).  

Selain itu juga bertepatan dengan bulan ramadhan yang banyak membutuhkan penerangan di malam hari. Selama dua bulan tersebut, PLN tidak melakukan pencatatan kwh meter secara langsung ke rumah pelanggan. Melainkan menggunakan perhitungan rata-rata kwh meter.

Namun, mendengar jawaban itu, anggota DPRD, Adam Syafaat balik bertanya. “Kenapa PLN menaikkan secara drastis di tengah wabah seperti ini? Apakah mau membuat rusuh di masyarakat? Seperti yang terjadi di Ujung Batu, mengalami kenaikan hingga 200%. Padahal pemakaian sama. Bahkan ada yang meningkat hingga 300%. Seharusnya pihak PLN datang ke rumah masyarakat langsung dan jelaskan ke masyarakat dengan baik”, sergahnya.

Namun Tri menjelaskan lagi, menghadapi permasalahan ini, pihak PLN juga telah memberikan solusi. "Kami memberikan keringanan untuk masyarakat dengan mengakumulasi pemakaian listrik.  Sebenarnya pada bulan Juni sebesar 40%, bulan Juli sebesar 20% hingga 2 bulan berikutnya," katanya.

Dikatakan,  bagi warga yang ingin menyampaikan keluhannya bisa menyampaikan kepada pihak PLN melalui Whatsapp, PLN Mobile, Call Center 123, atau datang ke kantor cabang PLN terdekat.

"Kami minta maaf kepada warga yang merasa dirugikan atas tagihan yang dinilai melonjak. Hal itu terjadi karena real catatan yang sesungguhnya. Ternyata kenaikan begitu tajam,” pungkas Tri. (par)





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat