Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Internasional
Dikaitkan dengan Virus Corona, China Ingatkan Tidak Makan Ikan Salmon Sementara Waktu
Selasa, 16 Juni 2020 - 13:54:19 WIB

SULUHRIAU- Pasar salmon impor senilai 700 juta dollar AS di China terancam merugi setelah ikan itu dikaitkan dengan kasus baru virus corona yang ditemukan di sebuah pasar buah dan sayuran Beijing.

Eksportis besar eperti Denmark, Norwegia, dan Australia diyakini akan terpukul dengan kejadian ini. Salmon telah diambil dari rak-rak di supermarket dan platform pengiriman grosir di kota-kota besar China, sementara para ahli  memperingatkan orang-orang untuk tidak mengkonsumsi makanan laut yang kaya omega-3 itu. Boikot terjadi setelah ketua pasar buah dan sayuran utama bernama Xinfadi, tempat hampir 100 infeksi yang baru terdeteksi, mengatakan bahwa virus itu ditelusuri ke papan pemotong yang digunakan oleh penjual salmon impor.

Zeng Guang, seorang ahli senior di Komisi Kesehatan Nasional, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah pada hari Ahad (14/6/2020), "Kami belum mengetahui apakah manusia menularkan virus ke salmon, atau salmon yang tertular virus terlebih dahulu.” Dia memperingatkan warga Beijing untuk tidak makan salmon mentah atau membeli makanan laut impor untuk saat ini.

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China mengatakan pada hari Minggu (14/6) bahwa virus dapat bertahan hidup di permukaan makanan beku hingga tiga bulan dan bahwa badan tersebut sangat mencurigai barang-barang yang terkontaminasi sebagai sumber wabah terbaru.

Meskipun tidak jelas apakah virus tersebut benar-benar dapat ditularkan melalui makanan beku yang kemudian dicairkan, pengucilan salmon dengan cepat mencerminkan kekhawatiran China yang meningkat atas kebangkitan mendadak kasus di ibukota Beijing, tempat sekitar 20 juta orang penduduk tinggal.

Sekitar 20 kompleks perumahan telah ditutup dan beberapa sekolah ditutup sementara pejabat setempat bekerja cepat untuk melacak orang-orang yang telah mengunjungi atau melakukan kontak dengan pasar Xinfadi.

Boikot salmon menjadi pukulan lain bagi eksportir makanan laut ke China, setelah pandemik virus corona menyebabkan penjualan dalam empat bulan pertama tahun ini turun lebih dari 30 persen. Menurut data bea cukai China, jauh sebelum krisis, empat eksportir terbesar yakni Chili, Norwegia, Australia, dan Kepulauan Faroe Denmark telah melihat permintaan terus tumbuh menjadi 686 juta dollar AS pada tahun lalu karena meningkatnya pendapatan kelas menengah dan peralihan ke diet yang lebih sehat.

Situasi sebaliknya justru terjadi pada saham produsen daging babi, pada hari Senin (15/6/2020), Jiangxi Zhengbang Technology Co melonjak 6,9 persen pada istirahat tengah hari di Shenzhen dan Wens Foodstuffs Group Co naik 3,8 persen. Keduanya mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak April.

Kenaikan itu kemungkinan didorong oleh ekspektasi bahwa permintaan daging akan naik karena konsumen menghindari makanan laut, kata Ken Chen, seorang analis KGI Securities Co di Shanghai. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan April, para peneliti dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan bahwa virus corona tidak diketahui menginfeksi hewan makanan air atau mencemari produk mereka.

“Risiko harus diabaikan dengan penanganan makanan dan sanitasi yang tepat, meskipun permukaannya berpotensi terkontaminasi ketika ditangani oleh orang yang membawa virus”, tulis para ilmuwan termasuk Melba G. Bondad-Reantaso, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (15/6/2020). [rmol]

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat