Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Terkendala Biaya, Warga Miskin Penderita Tumor Asal Rohul Belum Dapat Dirujuk ke Pekanbaru
Senin, 13 Juli 2020 - 07:32:21 WIB
Daliem (55) warga penderita tumor asal Rohul (foto: dok)

SULUHRIAU, Rohul - Terkendala biaya operasi, Daliem (55) warga miskin penderita tumor asal Dusun Sukamaju Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau kini hanya bisa merintih menahan rasa sakit di bagian perut dan terbaring lemah di kediamanya.

Daliem divonis menderita tumor di rahimnya, setelah sempat dirawat di RSUD Rohul sehari. Namun pihak RSUD menyarankan agar dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Dimana, agar bisa ditangani dengan baik, karena keterbatasan peralatan di RSUD Rohul.

Natalia (31) anak sulung dari pasangan Daliem mengisahkan tentang awal mula penyakit yang menimpa ibunya.

"Ibu terlihat gemuk kami kira ya biasa-biasa saja tapi lambat laun perutnya semakin membesar, dan ibu sering merasa sesak bahkan sulit buang air besar, jadi sering dikusuk, kami kira masuk angin
" Ujar Lia saat ditemui wartawan dikediamanya, Ahad (12/7/2020) sore.

Lanjut dia, badan ibu terlihat makin gemuk dan perut membesar sejak bulan Ramadhan lalu hingga lama kelamaan ibu selalu mengeluh perutnya sakit dan perih bagai dicucuk jarum, bahkan nafas sesak saat dibawa berbaring dan duduk selain itu badannya semakin kurus, perutnya kian membesar," ujar Natalia dengan nada lirih sambil sesekali menyeka air matanya yang menetes tanpa disadarinya.

Karna tak ingin ada masalah terhadap orang tuanya Lia membawa mamaknya berobat ke Bidan Nur di Lubuk Bendahara lalu bidan merujuk untuk USG ke RSIA Harapan Medika, dan saaat itu langsung ditangani oleh dr Friadi Ginting.  "Dari hasil USG mamak kami dinyatakan bahwa ada tumor di rahim. Menurut dr Friadi Ginting tumornya hanya bisa diangkat dengan jalan operasi,"ujarnya.

"Setelah diperiksa ulang oleh dr Friadi Ginting di RSUD Rohul mengatakan kalau dia yang menangani sendiri gak bisa. Harus kerja sama dengan dokter bedah, Ini tumornya sudah besar dan kemungkinan lengket dengan usus, sebaiknya ditangani di Pekanbaru saja nanti kalau disini, Pendarahan gimana?, sedangkan stok darah O (positif) di RSUD Rohul kosong," jelasnya.

Meskipun begitu Lia tidak berputus asa dia terus berupaya berkoordinasi dengan pihak RSUD Rohul, dan hasilnya Manajemen RSUD Rohul menyatakan jika Pasien dirawat di RSUD Rohul biayanya ditanggung Pemkab Rohul, namun bila dirujuk maka tidak ditanggung

"Jadi saya binggung, mau dirujuk tidak ada biaya, sehingga setelah dirawat sehari di RSUD Rohul, akhirnya mamak kami bawa pulang saja," kata Lia sambil menahan tangis, melihat kondisi ibunya yang semakin melemah.

Apalagi ibunya kini tensi darahnya rendah, biasanya keadaan normal tensi darah ibunya 179 kini turun menjadi 120. Ibunya setiap hari hanya mau makan buah buahan saja, dan tidak mau makan nasi.

Natalia dan keluarganya mengaku binggung, karena untuk merujuk ibunya ke RSUD Arifn Ahmad tidak memiliki dana, sedangkan ayahnya hanya bekerja serabutan dengan penghsilan pas pasan.

"Untuk biaya hidup kami hanya cukup kebutuhan sehari hari saja, dari mana kami bisa memenuhi kebutuhan untuk biaya operasi mamak karena butuh dana besar," paparnya.

Natalia hanyalah seorang guru honorer dengan gaji kecil, selain tulang Punggung  bagi keluarga dia juga menghidupi dua orang anaknya yang masih kecil.

Dirinya hanya bisa berharap ada bantuan dari Pemkab Rohul juga dari para dermawan agar ibunya bisa sembuh kembali. Dia merasa iba dengan penderitaan mamaknya yang setiap harinya hanya terbaring lemah dan tak berdaya. Kini Natalia, ayah dan adiknya setiap saat haya bisa mendengarkan rintihan sakit dari ibunya tanpa bisa mampu berbuat banyak.

Di tempat terpisah Kadiskes Rokan Hulu dr Bambang Triono saat dikonfirmasi via WhatsAppnya terkait kendala biaya operasi pasien miskin asal Rohul mengatakan, pasien sudah dirawat di RSUD menggunakan baiya dari RSUD dan BPJS masih dalam proses di Dinsos. Hasil konsultasi dengan dr. Friadi Ginting tidak bisa dioperasi di RSUD, Pasien harus dirujuk ke Pekanbaru.

"Kalau dirujuk ke Pekanbaru tidak bisa lagi pakai anggaran RSUD, jadi nunggu selesai kartu BPJS nya," imbuh Bambang. (rls,jan)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat