Selasa, 18 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Percepatan Warga Nikmati Listrik,
Pemkab Meranti Gelar Pertemuan Tri Patrid bersama PLN Riau-Kepri dan PT. EMP Malacca Strait
Kamis, 16 Juli 2020 - 08:22:13 WIB
Bupati Meranti Irwan saat rapat pertemuan Tri Patrid dengan pihak PT. EMP Malacca Strait dan perwakilan PT. PLN Wilayah Riau-Kepri. [foto: Humas Pemkab Meranti]

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dihadiri langsung Bupati Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan Tri Patrid dengan pihak PT. EMP Malacca Strait dan perwakilan PT. PLN Wilayah Riau-Kepri. Pertemuan dilaksanakan di Ballroom Hotel Premier Pekanbaru Rabu (15/7/2020).

Pertemuan ini intinya semua pihak sepakat segera menuntaskan masalah kekurangan kebutuhan listrik masyarakat Pulau Padang Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, direncanakan Agustus 2020 mendatang apa yang dinanti-nantikan masyarakat Pulau Padang yakni listrik PLN hidup 24 jam sudah dapat dinikmati.

Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Wakil Ketua H. Khalid Ali, Anggota DPRD Fauzy SE, Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. Asroruddin M.Si, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kadishub. Meranti Dr. Aready, Kadiskes Meranti dr. Misri, Kabag Ekonomi H. Abu Hanifah, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH.

Dari pihak Malacca Strait dihadiri General Manager PT. EMP Malacca Strait Kelik Rudi Swarya, Field Manager Malacca Strait Bonar, Manager Komersial Nurumalia, Humas Adil.

Dari PT. PLN Persero Wilayah Riau-Kepri dihadiri oleh Manager Pembangkit Unit Induk Dody Rizki.

Sekedar informasi, pertemuan ini merupakan pertemua ketiga yang digelar oleh Bupati Kepulauan Meranti untuk memperjuangkan kebutuhan listrik masyatakat Pulau Padang. Pertemuan pertama dilakukan dengan pihak PLN Wilayah Riau-Kepri, pertemuan kedua dengan pihak PT. Malacca Strait di Jakarta dan pertemuan terakhir Tri Patrid saat ini untuk memperkuat kesepakatan hasil pertemuan sebelumnya.

Dalam rapat kali ini masih membicarakan masalah kekurangan pasokan Gas untuk menghidupkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) PLN yang berada di Pulau Padang, Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, dari hasil pertemuan itu semua pihak menyepakati untuk menuntaskan segera permasalahan tersebut, intinya PT. EMP Malacca Strait selaku pemasok gas bersedia memenuhi kebutuhan gas PLTMG PLN Pulau Padang, dan jika hal ini berjalan lancar Agustus 2020 mendatang masyarakat Pulau Padang sudah dapat menikmati listrik PLN selama 24 jam.

Untuk masalah tersebut Pihak EMP Malacca Strait yang diwakili oleh GM Kelik Rudi, mengaku telah melakukan komunikasi dengan pihak PLN Wilayah Riau-Kepri dan telah menyepakati akan memenuhi pasokan Gas untuk PLTMG PLN Pulau Padang. Tinggal lagi hal teknis untuk menyamaan persepsi khususnya dalam kontek penyaluran gas dari sumur Gas PT. EMP Malacca Strait ke pembangkit Listrik PLN di Pulau Padang.

"Dari hasil komunikasi kami dengan PLN, EMP Malacca Strait siap memenuhi pasokan gas untuk PLTMG PLN di Pulau Padang," ujar Kelik Rudi.

Masalah harga gas seperti diakui Manager Komersial EMP. Narumalia juga tidak ada masalah karena antara PT. EMP Malacca Strait dan PLN sudah menemukan kata sepakat.

"Soal harga sudah sepakat dan penyaluran dapat dipastikan akan lancar," ujar Nurumalia.

Sementara itu dari pihak PT. PLN Persero Wilayah Riau-Kepri seperti disampaikan oleh Manager Pembangkit Unit Induk Dodi Rizki, sejauh ini pihaknya hanya mampu menangani 50 persen kebutuhan listrik masyarakat Pulau Padang namun hal itu sudah dapat teratasi jika pasokan gas dari PT. Malacca Strait terwujud.

"Kendala kami hanya pada pasokan Gas yang tidak mencukupi juga Engine yang belum memadai sementara untuk jaringan sudah dibangun, jadi hanya tinggal penambahan daya saja," aku Dodi.

Menyikapi hal itu Bupati Kepulauan Meranti mengaku sangat mengapresiasi hasil pertemuan Tri Partid tersebut. Menurutnya ini merupakan momentum yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Pulau Padang sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya apa yang dilakukan oleh PT. EMP Malacca Strait yang siap mencukupi kekurangan pasokan gas untuk PLTMG Pulau Padang sudah tepat.

"Sejak ekspolitasi minyak didaerah ini dari produksi 67 Barel hingga tersisa 5 ribu Barel jika tidak bisa memenuhi pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sangat terlalu, meski kebutuhan gas yang diperlukan sangat kecil namun akan memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat," ucap Bupati.

"Semoga ini bisa menjadi kado terindah bagi masyarakat saat peringatan HUT RI bulan Agustus yang akan datang," harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD H. Khalid Ali, dikatakan Khalid momen ini sudah ditunggu masyatakat sejak tahun 86 dan kini jika tidak ada aral melintang segera dapat diwujudkan iapun mengucapkan terima kasih kepada pihak PT. Malacca Strait dan PLN Riau-Kepri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Masalah Elektrifikasi menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam hal ini Bupati Drs. H. Irwan M.Si untuk dituntaskan, agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak dapat menikmati Listrik PLN diwilayah Kabupaten termuda di Riau tersebut. Dengan peningkatan Elektrifikasi tersebut diyakini mampu mendorong tumbuhnya sektor perekonomian masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesehahteraan masyarakat mulai dari Kota hingga pedesaan.

Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, kini mencoba menyelesaikan masalah pasokan kebutuhan Gas untuk menghidupkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di Desa Bagan Melibur Pulau Padang Kecamatan Merbau berkapasitas 1.840 Kw agar mampu bekerja pada beban puncak sebesar 1.890 Kw.

Dari data yang ada alokasi Gas untuk Pembangkit listrik PLTMG PLN listrik di Pulau Padang Kab. Kep. Meranti sebesar 0,4-0,42 BBTUD yang dapat menghasilkan daya 1.840 Kw. Berdasarkan data dari PLN Unit Induk Wilayah (UIP) Riau dan Kepri kebutuhan listrik beban puncak untuk masyarakat Pulau Padang membutuhkan daya sebesar 1.890 kW. Artinya masih terjadi defisit 50 Kw. Sebagai solusi untuk mencukupi data listrik di Pulau Padang tersebut perlu dilakukan Penambahan Gas sebesar 0,05 BBTUD.

Akibatnya Listrik PLN diwilayah Pulau Padang harus dilakukan pemadaman bergilir karena daya yang tersedia akibat keterbatasan pasokan Gas tidak mampu melayani kebutuhan listrik masyarakat khsusnya pada saat menhadapi beban puncak.

Untuk mengatasi masalah ini, dalam pertemuan Bupati Kepulauan Meranti dengan managemen PT. EMP berharap kepada perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di Pulah Padang itu dapat memenuhi kebutuhan pasokan Gas untuk pembangkit PLTMG Pulau Padang di Melibur sebesar 0,05 BBTUD sehingga dari 0,42 menjadi 0,47 BBTUD.

Menanggapi permintaan Bupati tersebut, disambut baik oleh General Manager PT. EMP Malacca Strait, Kelik Rudi S, dikatakan Kelik PT. EMP siap menambah alokasi Gas yang diusulkan oleh Pemkab. Meranti.

Bahkan Managemen PT. EMP Malacca Strait melalui Manajer Produksinya Bagas, kembali mengusulkan kepada Bupati Meranti untuk menyampaikan kepada pihak PLN dapat membangun pembangkit PLTMG baru di Desa Lukit.

"Karena dilokasi ini jumlah produksi Gas PT. EMP masih surplus dari pemakaian sendiri sebesar 0,4 BBTUD," ucap Bagas ketika itu.

Masukan dari Managemen PT, EMP ini tentunya disambut baik oleh Bupati Meranti karena jika hal itu dapat diwujudkan maka dapat semakin meningkatkan Elektrifikasi diwilayah Kecamatan Merbau.

Untuk itu, Bupati menyarankan agar dilakukan koordinasi dalam waktu dekat yang melibatkan pihak PT. PLN Persero, Managemen PT. EMP dan Pemkab. Meranti. Dan Bupati Irwan sangat berharap rencana itu dapat diwujudkan agar Elektrifikasi di Meranti dapat meningkat sehingga dapat mendorong tumbuhnya sektor perekonomian yang berdampak pada peningkatan kesehahteraan masyarakat.

Dan dari hasil pertemuan Tri Partid terakhir semua masalah itu akan dapat diselesaikan, jika tidak ada aral melintang pada bulan Agustus 2020 mendatang masyarakat Merbau akan dapat menikmati listrik 24 jam. (Hpm)






 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat