Selasa, 18 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Sudah Dua Hari Ponidi Hilang Dimangsa Buaya Belum Juga Ditemukan
Senin, 27 Juli 2020 - 19:45:09 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Tim Rescue Pos Basarnas Tanjung Balai, personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mencari petani sawit yang hilang dimangsa buaya di Sungai Parit cina, Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Senin (27/7/2020).

Pencarian korban Ponidi (45) pada hari kedua ini dilakukan dengan menggunakan perahu karet.

Penelusuran sungai diperpanjang hingga radius empat kilometer. Saat ini ada dua unit perahu karet dibantu empat perahu nelayan milik masyarakat dikerahkan dalam pencarian.

Menurut Romy Erwin Saputra, petugas Basarnas Tanjung Balai, ada tujuh personil turun dalam pencarian evakuasi korban hilang. Fokusnya menyisiri Sungai Parit Cina dan memantau daratan pinggir sungai.

Sementara istri korban masih trauma dan belum bisa diajak komunikasi karena melihat secara langsung suaminya dimangsa buaya. Di rumah korban juga tampak para warga mulai padat berdatangan menyemangati istri korban.

Lebih lanjut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labura ikut mencari korban. Kabid Logistik Bpbd Labura Sukardi mengatakan pihaknya akan mengupayakan pencarian hingga korban ditemukan. “Kita usahakan kalau bisa secepat mungkin kita temukan,” ujarnya dilansir dari okezone.com

Ia juga menargetkan korban sudah dapat ditemukan dalam tiga hingga 7 hari. “Mudah-mudahan tiga hari,” ucapnya.

Diterlam di depan istri dan anak

Ponidi seorang petani warga Parit Cina, Desa Simangalam, Kualuh Selatan, dimangsa buaya saat  pergi memanen buah kelapa sawit bersama istri dan anaknya.

Nahas, begitu korban turun kesungai ingin menambatkan tali sampan, tiba tiba seekor buaya besar langsung memangsa korban dan membawa korban masuk ke dalam sungai.

Istri korban yang mengetahui peristiwa itu langsung menangis histeris dan memberitahu warga, kalau suaminya hilang dimangsa buaya.

Petugas BPBD labura, aparat Kepolisian sektor Kualuh Hulu, bersama warga turun dalam proses pencarian evakuasi korban, pencarian dimulai berkisar pukul 14:00 wib dengan menggunakan perahu karet dibantu dengan sampan milik masyarakat.

Pencarian disisir mulai dari lokasi awal sampai radius dua kilometer, air sungai yang keruh bercampur lumpur, membuat petugas kesulitan mencari korban hilang.

Berhubung hari sudah tampak gelap, Petugas akhirnya menghentikan proses pencarian korban dan akan dilanjutkan esok hari. Pencarian akan ditingkatkan dengan mendatangkan petugas Basarnas tanjung balai

AKP Sahrial Sirait, Kapolsek Kuluh Hulu, membenarkan kalau ada seorang warga hilang diterkam buaya, korban dimangsa buaya saat ingin memanen buah sawit bersama istri dan anaknya menggunakan sampan. saat ini aparat kepolisian, petugas BPBD labura, dibantu warga mencari korban hilang di Sungai Parit Cina. (***)

Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat