Sambut 1 Muharram 1442 H, Ini Sejarah Tahun Baru Islam yang Perlu Diketahui
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:53:13 WIB
|
Ilustrasi, umat muslim sambut tahun baru hijriyah (Int)
|
SULUHRIAU- Setiap tahun, umat muslim merayakan pergantian tahun baru Islam yang dikenal sebagai kalender Hijriah.
Bulan awal itu disebut Muharram. Untuk tahun ini, pergantian tahun baru Islam 1442 Hijriah atau 1 Muharrm jatuh pada Kamis (20/8/2020).
Kalender Hijriah, yang digunakan dalam penanggalan Islam, merupakan satu dari empat sistem yang banyak diaplikasikan di dunia. Sejarah tahun baru Islam (kini memasuki 1442 Hijriah) dan sebelumnya tidak lepas dari peran Khalifah Umar bin Khattab.
"Khalifah Umar adalah yang membuat sistem penanggalan Hijriah dengan 12 bulan. Sistem kalender hijriah ditentukan lewat siklus bulan, dengan bulan sabit dan purnama menandai awal serta akhir bulan. Penanggalan hijrian menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Idul Fitri dan Idul Adha," tulis Haneen Kanaan dalam tulisan berjudul Bagaimana dan Kenapa Kalender Hijriah Dimulai?
Tulisan seputar sejarah tahun baru Islam (yang sebentar lagi sudah 1442 Hijriah-red) tersebut diupload di situs Al Ain University.
Penanggalan Hijriah merujuk pada peristiwa migrasi atau hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah pada 622 Masehi.
Hijrah adalah peristiwa penting dalam perkembangan Islam, karena dengan kepindahan inilah Rasulullah SAW bisa membentuk masyarakat muslim.
Sebelum menggunakan kalender Hijriah, muslim merujuk pada peristiwa penting untuk menandai momen bersejarah. Contoh Am al-Fil yaitu tahun saat Nabi Muhammad SAW lahir.
Namun 17 tahun setelah hijrah atau 3-4 tahun saat kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab, sebuah komplain terkait penanggalan muncul. Komplain diberikan petugas pemerintahan di Basrah (Irak), Abu Musa Al-Ash'ari, seputar minimnya konsistensi penanggalan pada surat yang diterima.
Abu Musa Al-Ash'ari meminta Khalifah Umar membangun sistem untuk menyelesaikan masalah penanggalan. Khalifah Umar kemudian mendiskusikan permintaan ini dengan anggota pemerintahan yang lain.
Beberapa menyarankan kelahiran Rasulullah SAW untuk menandai awal kalender, sebagian kematian Nabi Muhammad SAW, namun kebanyakan memberi saran saat terjadi hijrah.
Khalifah Umar kemudian bertanya pada Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib, yang setuju menggunakan hijrah sebagai momen awal Kalender Islam. Dengan penetapan tersebut maka 622 Masehi menjadi tahun pertama pada Kalender Hijriah.
Sejarah tahun baru Islam 1442 Hijriah, sama seperti tahun sebelumnya, diawali bulan Muharram dan diakhiri Dzulhijjah. Tiap bulan dimulai dengan siklus bulan baru, dengan jumlah hari bergantung pada lamanya bulan mengelilingi bumi. Biasanya satu bulan memiliki 29-30 hari kecuali Dzulhijjah.
Jumlah hari dalam bulan Dzulhijjah berdasarkan variasi siklus 30 tahun pergerakan bulan mengorbit bumi sebagai satelit alami. Kalender Hijriah terus berfluktuasi bergantung siklus bulan mengelilingi bumi.
Terkait total 12 bulan dalam sistem penanggalan Islam tercantum dalam Al Quran surat At Taubah ayat 36
Ø¥Ùنَّ Ø¹ÙØ¯Ù‘َةَ ٱلشّÙÙ‡Ùور٠عÙندَ ٱللَّه٠ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ÙÙÙ‰ ÙƒÙØªÙŽÙ°Ø¨Ù ٱللَّه٠يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰت٠وَٱلْأَرْضَ Ù…Ùنْهَآ أَرْبَعَةٌ ØÙرÙÙ…ÙŒ Ûš ذَٰلÙÙƒÙŽ ٱلدّÙين٠ٱلْقَيّÙÙ…Ù Ûš Ùَلَا تَظْلÙÙ…Ùوا۟ ÙÙيهÙنَّ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙŽÙƒÙمْ Ûš وَقَٰتÙÙ„Ùوا۟ Ù±Ù„Ù’Ù…ÙØ´Ù’رÙÙƒÙينَ كَآÙَّةً كَمَا ÙŠÙقَٰتÙÙ„ÙونَكÙمْ كَآÙَّةً Ûš وَٱعْلَمÙوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ Ù±Ù„Ù’Ù…ÙØªÙ‘ÙŽÙ‚Ùينَ
Arab latin: "Inna 'iddatasy-syuhụri 'indallÄhiṡnÄ 'asyara syahran fÄ« kitÄbillÄhi yauma khalaqas-samÄwÄti wal-ará¸a min-hÄ arba'atun ḥurum, żÄlikad-dÄ«nul-qayyimu fa lÄ taẓlimụ fÄ«hinna anfusakum wa qÄtilul-musyrikÄ«na kÄffatang kamÄ yuqÄtilụnakum kÄffah, wa'lamÅ« annallÄha ma'al-muttaqÄ«n."
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (*)
* Dikutip dari beberapa sumber/khr.
Komentar Anda :