Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Hukrim
Komplotan 'Trio' IRT Pencopet Ini yang Kerap Beraksi di Pasar-pasar Tradisional Digaruk Polisi
Selasa, 15 September 2020 - 13:54:03 WIB
Ketiga tersangka diamankan di Mapolsek Tanjungbalai Utara. (Foto: metro24jam.com)

SULUHRIAU- Tiga ibu rumah tangga (IRT) yang diduga merupakan komplotan pencopet yang selalu beraksi di sejumlah toko dan pasar-pasar tradisional diringkus personel Sat Reskrim Polres Tanjungbalai dan Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara, Senin (14/9/2020).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan mengatakan, ketiga tersangka masing-masing, Poniem alias Ipon (45), warga pasar IV Desa Air Joman Baru, Saryani alias Nani (35) dan Suliem alias Sisu (37)–keduanya warga Desa Punggulan–Kecamatan Air Joman, Asahan.

Penangkapan ketiganya berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/16/VI/2020/SU/Res T Balai/Sek Utara, tanggal 22 Juni 2020 oleh Yesi (40), warga Jalan Kelong, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Dalam pengaduannya, Yesi mengatakan, pencurian itu terjadi saat ia hendak membeli emas ke Toko Emas Milala di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Senin (22/6/2020) sekira pkl.10.30 Wib. Tanpa disadari Yesi, empat orang wanita merapat mendekatinya. Salah satu di antaranya kemudian mengambil dompet dari dalam tas sandang yang dibawa Yesi.

Akibat pencurian itu, Yesi mengaku kehilangan dompet warna biru yang berisi ATM, KTP dan uang tunai Rp3.000.000. Namun, tanpa disadari para pelaku, aksi mereka itu terekam kamera pengintai (CCTV) toko.

Berdasarkan pengaduan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan personel Sat Reskrim Polres Tanjungbalai.

“Dari hasil penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku adalah Poniem alias Ipon bersama 3 temannya,” jelas Ahmad Dahlan.

Setelah 3 bulan berlalu, Poniem ternyata kembali mencoba melakukan aksi serupa di Tanjungbalai.

Kali ini ia berbaur di Pajak Bahagia, Jalan Bahagia, Kelurahan Tanjungbalai Kota I, Tanjungbalai Selatan. Namun, penampilan Poniem ternyata mendapat perhatian dari Tekab dan Polwan Sat Reskrim yang saat itu melakukan patroli di sekitar Pajak Bahagia.

Petugas langsung megamankan pelaku Poniem dan menginterogasinya. Setelah mencocokkan dengan rekaman CCTV, polisi kemudian mempertemukan Yesi dengan Poniem.

Yesi ternyata masih ingat betul dengan ciri-ciri wanita itu lalu membenarkan bahwa Poniem adalah wanita yang berada di dekatnya saat di Toko Emas Milala. Poniem kemudian mengakui telah melakukan pencurian bersama-sama Saryani alias Nani, Suliem alias Sisu dan SN (28)–warga Desa Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap, Asahan.

“Saat itu, tersangka berpura-pura hendak membeli di toko sambil mengapit calon korbannya. Lalu tersangka Poniem mengambil dompet milik korban saat korban lengah menawar barang akan dibeli. Selanjutnya, setelah berhasil, para tersangka meninggalkan lokasi dan berpura-pura tidak jadi membeli,” urai Ahmad Dahlan.

Dari hasil pencurian itu, masing-masing pelaku mendapat bagian Rp750.000. Berdasarkan pengakuan Poniem, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya ke Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman.

“Sekira pukul 22.40 Wib, tersangka Saryani berhasil diamankan dan kemudian Suliem sekira pukul 22.50 Wib. Kedua tersangka ini berhasil diamankan di rumahnya masing-masing,” jelasnya dilansir dari metro24jam.com, Selasa (15/9/2020).

Selanjutnya, polisi bergerak ke Desa Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap, namun SN belum ditemukan. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 3 potong jilbab, sepotong baju warna kuning ungu dan celana panjang warna kuning milik Saryani, sepotong baju warna hitam dan masker milik Suliem–seluruhnya dipakai saat beraksi.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah pakaian yang diakui dibeli masing-masing tersangka dari uang hasil kejahatan, yaitu baju warna kuning dan celana panjang warna kuning dari Poniem.

Baju warna kuning dari Saryani dan sepasang pakaian warna abu-abu corak merah dan hitam milik Suliem. Selanjutnya, ketiga tersangka diboyong ke Mapolsek Tanjungbalai Utara untuk menjalani penyidikan. ***







 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat