Selasa, 18 Agustus 2026 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
 
 
☰ Peristiwa
Pemkab Meranti Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting di 12 Locus dari 16
Senin, 12 Oktober 2020 - 20:12:17 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Kerjasama seluruh OPD dilingkungan Pemkab. Meranti dalam menuntaskan kasus Stunting mulai menuai hasil, terbukti dari 16 Desa yang menjadi Locus kasus stunting 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Kepulauan Meranti yang digelar diruang Rapat Melati Kantor Bupati, Senin, (12/10/2020).

Rapat yang melibatkan semua OPD terkait dalam penuntasan kasus Stunting di Meranti langsung dipimpin oleh Sekdakab Meranti Dr. Kamsol MM.

Rakor juga dihadiri Kadiskes Kep. Meranti, dr. Misri Hasanto, M.Kes, Kadis Sosial, Agusyanto, Kadis LHK Irmansyah, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan M. Arif, Sekretaris BPMPD Meranti Edi M Nur, Kepala Bappeda Kep. Meranti yang diwakili Sekretaris Bappeda, Randof, Perwakilan Dinas PUPR, Sekretaris Disdik Meranti Syarifah Zuma, Perwakilan Kecamatan Tebing Tinggi dan lainnya.

Dalam Rakor tersebut seperti dijelaskan Kadiskes Meranti Misri Hasanto, kondisi geografis Meranti yang berada diwilayah perbatasan, dan terluar dengan tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi sangat berpotensi memunculkan kasus Stunting.

“Sedangkan yang kita petakan dari akhir 2019, itu ditemukan 16 Locus stanting di Meranti, sehingga di tahun 2020 ini menurut saya fokus kita sebaiknya di 16 lokus ini saja,” ujar Misri.

Lebih lanjut Misri dipaparkan Misri, dari delapan aksi, ada empat aksi saja yang dipakai untuk menurunkan angka stunting di Meranti, di antaranya lewat peraturan bupati, peran desa, peran serta masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat lewat kader posyandu, agar masyarakat desa lebih peduli dengan anak-anak yang terkena stunting alhasil dari 16 Desa Locus Stunting, 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

Hal ini mendapat apresiasi dari pihak Bappeda Meranti yang disampaikan oleh Sekretaris Bappeda Randolf, dijelaskannya dari 16 desa yang menjadi lokus stanting, ada 12 desa yang mengalami penurunan, 3 desa yang naik, dan 1 desa yang tetap.

"Terima kasih atas kerjasama semua OPD dalam menuntaskan kasus Stunting di Meranti, berhasil menekan angka Stunting di 12 Desa," ucap Randolf.

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Sekda Meranti, Dr Kamsol MM , ia juga berharap di tiga desa lokus yang mengalami kenaikan, dan satu desa yang tetap, bisa terus diintervensi guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kita berharap intervensi Stunting terus dilakukan hingga kasus Stunting di Meranti menjadi 0," pungkasnya. (hpm)



 
Berita Lainnya :
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    02 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    03 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    04 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    05 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    06 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    07 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    08 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    09 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    10 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    11 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    12 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    13 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    14 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    15 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    16 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    17 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    18 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    19 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    20 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    21 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    22 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat