Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Alibaba Diinvestigasi China, Jack Ma Dilarang ke Luar Negeri
Senin, 28 Desember 2020 - 17:17:12 WIB

TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU-Raksasa e-commerce, China milik Jack Ma, Alibaba dikabarkan sedang diinvestigasi oleh pemerintahan Xi Jinping terkait dugaan praktik monopoli. Pemerintah pun mengimbau Jack Ma untuk tidak berpergian ke luar negeri.

Dilansir dari Bloomberg di Jakarta, Senin (28/12/2020) seorang sumber menyebut bahwa Jack Ma telah menghilang dari publik usai Ant Financial gagal melantai bursa.

"Jack Ma, salah satu pendiri Alibaba dan Ant yang flamboyan, menghilang dari pandangan publik sejak penawaran umum perdana (IPO) Ant batal bulan lalu. Ma juga disarankan pemerintah untuk tetap tinggal di Tiongkok," kata seorang sumber Bloomberg yang tidak disebut namanya.

Meski tidak muncul di hadapan publik beberapa waktu belakangan ini, sumber tersebut mengatakan bahwa Jack Ma tidak di ambang kehancuran pribadi.

"Teguran yang sangat terbuka dianggap merupakan peringatan bahwa pemerintah kehilangan kesabaran atas kekuatan besar para penguasa teknologi, yang dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas politik dan keuangan Tiongkok," tambah sumber tersebut.

Ant Financial direncanakan akan dual listing di Hong Kong dan Shanghai. Sayangnya, rencana tersebut batal berjalan karena pemerintah China menekan perkembangan perusahaan yang sudah besar dan kuat.

Gagalnya IPO Ant Financial lantaran Jack Ma mengkritik pemerintah China usai konferensi teknologi keuangan. Jack Ma sempat mengkritik bagaimana sektor perbankan China mirip dengan pegadaian sehingga kurang inovasi.

China pun melakukan investigasi Alibaba terkait dugaan praktik monopoli. Alibaba dituding memaksa penjual menjual barang mereka secara eksklusif di Alibaba, tak boleh di platform pesaing mereka seperti JD.com dan Pinduoduo.

"Hari ini, Alibaba Group telah menerima surat pemberitahuan dari otoritas Tiongkok soal penyelidikan yang dilakukan terhadap perusahaan terkait Undang-Undang Anti-Monopoli," ucap perwakilan Alibaba.

Dia juga mengatakan, "Perusahaan akan secara aktif bekerja sama dengan regulator dalam usaha penyelidikan tersebut berlangsung."

Hingga kini, Jack Ma masih bungkam dan belum muncul kembali ke publik untuk memberikan pernyataan soal tudingan-tudingan tersebut.

Sumber: wartaekonomi.co.id
Editor:Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat