Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Sampah Menumpuk Dimana-mana
Wakil Ketua DPRD Nofrizal Bandingkan Sistem Pengelolaan Sampah Masa Wako Herman dengan Firdaus
Rabu, 06 Januari 2021 - 19:32:35 WIB
Tumpukan sampah di sekitar Pasar Arengka yang nyaris mengular ke jalan karena tidak diangkut. (Foto: suluhriau.com)

SULUHRIAU. Pekanbaru- Sejak memasuki tahun baru 2021, Pekanbaru sudah mulai kembali 'diteror' oleh tumpukan sampah.

Bahkan di beberapa titik ada tumpukan sampah yang sudah mengeluarkan bau busuk dan bahkan memenuhi drainase.

Hal tersebut juga buntut dari berakhirnya proyek kerjasama multiyears antara Pemko Pekanbaru bersama PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah yang selama tiga tahun belakangan ini menjadi rekanan Pemko Pekanbaru dalam pengangkutan sampah.

Persoalan sampah ini mendapat sorotan banyak pihak. Termasuk anggota DPRD Pekanbaru Nofrizal.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini bahkan membanding-bandingkan pengelolaan sampah antara masa kepemimpinan Walikota Herman Abdullah dengan Walikota saat ini, Firdaus.

"Pada saat Herman Abdulah menjadi walikota sampah dikelola oleh pihak kecamatan. Jadi Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu hanya mengelola kebersihan, penyapu jalan dan taman yang ada di jalur protokol. Dan untuk pengambilan sampah serta retribusi sampah dikelola oleh pihak kecamatan, dan pihak kecamatan mendelegasikan ke kelurahan dan kemudian bekerjasama dengan LPM serta RT dan RW," jelasnya, Rabu (6/1/2021).

Dengan cara pengelolaan sampah yang seperti itu, Nofrizal yang telah menjadi anggota dewan sejak masa Pekanbaru dipimpin Herman Abdullah itu, mengatakan Kota Pekanbaru berhasil mendapatkan piala Adipura sampai tujuh kali berturut-turut. Yang mana hal tersebut menandakan pengelolaan sampah di Pekanbaru berhasil dikelola dengan baik.

Sementara ketika masa kepemimpinan Firdaus pengelolaan sampah melibatkan pihak ketiga. Dalam tiga tahun terakhir hal itu cukup berhasil namun akhirnya ketika kontrak kerjasama berakhir sampah kembali menumpuk.

Persoalan sampah seperti sekarang ini sebenarnya juga pernah terjadi pada pertengahan tahun 2016 lalu. Saat itu, pengelolaan sampah dipegang oleh PT Multi Inti Guna (MIG) dan Kepala Dinas teknis saat itu dijabat oleh Edwin Supradana.

Persoalan sampah saat itu lantaran masalah internal PT MIG yang menunggak gaji pekerja. Ratusan pekerja mogok, hingga sampah menumpuk dimana-mana. Masalah itu berujung dicabutnya kontrak PT MIG.

Setelah itu, persoalan sampah juga terjadi pada awal tahun 2017. Saat itu, armada yang kurang menjadi alasan tidak beresnya penanganan sampah di Kota Pekanbaru.

Tahun ini, persoalan sampah masih terjadi. Kali ini kontrak dua perusahaan habis dan lelang jasa pengangkutan sampah yang menjadi alasan.

"Pada saat ingin diswastanisasi pengelolaan sampah terjadi perdebatan karena tidak pernah dilakukan itu, sampah diangkut dengan pihak ketiga dengan hitungan tonase berarti seluruh jalanan diangkut oleh pihak ketiga," jelas Nofrizal kembali.

Namun pengelolaan sampah menggunakan pihak ketiga kata Nofrizal, terdapat plus dan minus. Kelebihannya sampah terangkat namun minusnya dipenghujung dan awal tahun sampah kembali menumpuk. Dan lagi adanya proses lelang yang tidak berjalan dengan baik.

"Terkait dengan pelelangan sudah diatur dalam undang-undang, sehingga tidak ada jeda waktu kosong. Masalah penganggaran Pemko dan DPRD selalu tepat waktu dalam pengesahan anggaran, bahkan APBD 2021 disahkan akhir bulan November. Kalau proses lelang dikaitkan dengan anggaran saya kira ini adalah masalah manajeman yang membuat sistem persampahan tidak berjalan dengan baik," bebernya.

Lebih jauh Nofrizal menyarankan agar Pemko Pekanbaru kembali mengadopsi sistem pengelolaan sampah seperti zaman kepemimpinan Herman Abdulah, karena ketika sampah dikelola oleh pihak kecamatan sistem berjalan dengan baik.

"Masalah sampah harus dikaji lebih dalam lagi, kalau memang sistem itu bisa diadopsi kembali kenapa tidak. Atau tidak sistem yang lama diadopsi dengan pihak swasta, jadi ada kerjasama," pungkasnya dilansir dari cakaplah.com. (***)

Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat