Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Pemrov Gencar Lakukan Pelantikan
Ooo...Ini Alasannya Staf Biasa Bisa Langsung Jadi Pejabat Eselon III
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:56:33 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepekan ini telah melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon III dan IV.

Pelantikan tidak lagi dilakukan secara bersama, tetapi dengan sistem pelantikan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimana pejabat itu diangkat atau dimutasi.

Hari ini Pemprov Riau melakukan pelantikan di beberapa OPD, seperti Dinas PUPR-PKPP Riau, Disnakertrans Riau, Dinas Sosial Riau, Badan Pendapatan Daerah Riau, dan Biro Orta Setdaprov Riau.

Sudah puluhan pejabat eselon III dan IV yang telah dilantik di lingkungan Pemrov Riau.

Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy mengatakan, pelantikan yang dilakukan di masing-masing OPD merupakan hal yang biasa. Apalagi di masa pandemi Covid-19, untuk menghindari dan mencegah penyebaran Covid-19, dengan menghindari pengumpulan orang banyak.

"Tak ada yang salah dalam soal itu, kepala daerah memberikan mandat kepada Kepala OPD untuk menjalankan pelantikan itu, sama ajakan modelnya. Inikan praktis, apalagi sekarang mengumpulkan orang banyak dalam situasi pandemi Covid-19, tidak boleh mengumpulkan orang banyak,” kata Masrul Kasmy.

"Itukan secara administrasi praktis. Di dalam pemerintahan itu hal yang normal dalam menjalankan roda pemerintahan, mutasi, dan rotasi. Termasuk mengisi kekosongan yang ada di OPD," tambahnya.

Disinggung mengenai adanya jabatan pejabat eselon III dan IV yang tidak sesuai dengan jabatannya, termasuk adanya titipan pimpinan yang memasukkan orang dari daerah menjabat di Pemprov Riau, Masrul Kasmy mengatakan, teknisnya ada pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Termasuk adanya pegawai yang awalnya hanya sebagai staf di salah satu OPD, namun langsung naik sebagai pejabat eselon III.
"Itu teknis saja, mungkin BKD bisa menjelaskannya," kata Masrul Kasmy.

Sementara itu, Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, pelantikan yang telah dilakukan di beberapa OPD ini, sesuai dengan arahan pimpinan. Dan ada beberapa jabatan yang kosong di OPD untuk mengisinya dilakukan pergeseran, baik yang masuk dari daerah maupun dari lingkungan Pemprov Riau.

"Pelantikan di OPD itu adanya pergeseran dan ada pengisian. Sengaja tidak dilakukan serentak, biar lebih aman dan tenang di masa pandemi Covid-19 ini. Jadi diberikan kepada Kepala OPD untuk melantiknya, atas nama Gubernur Riau," katanya.

Terkait adanya pegawai yang awalnya hanya menjabat staf di salah satu OPD, selanjutnya langsung diangkat menjadi pejabat eselon III, Ikhwan menyatakan tidak ada yang salah dalam menempatkam pejabat eselon III, yang semula staf kemudian naik eselon III. Selagi staf tersebut pernah menjabat eselon IV di daerah.

"Itu hal yang biasa dalam penempatan. Kalau dia pernah eselon IV, bisa naik jadi eselon III. Kecuali dia tidak pernah menjabat yah tidak bisa. Semua yang mengambil keputusan ada pada Gubernur," tukasnya.

SuSULUHRIAU, Pekanbaru-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepekan ini telah melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon III dan IV.

Pelantikan tidak lagi dilakukan secara bersama, tetapi dengan sistem pelantikan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimana pejabat itu diangkat atau dimutasi.

Hari ini Pemprov Riau melakukan pelantikan di beberapa OPD, seperti Dinas PUPR-PKPP Riau, Disnakertrans Riau, Dinas Sosial Riau, Badan Pendapatan Daerah Riau, dan Biro Orta Setdaprov Riau.

Sudah puluhan pejabat eselon III dan IV yang telah dilantik di lingkungan Pemrov Riau.

Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy mengatakan, pelantikan yang dilakukan di masing-masing OPD merupakan hal yang biasa. Apalagi di masa pandemi Covid-19, untuk menghindari dan mencegah penyebaran Covid-19, dengan menghindari pengumpulan orang banyak.

"Tak ada yang salah dalam soal itu, kepala daerah memberikan mandat kepada Kepala OPD untuk menjalankan pelantikan itu, sama ajakan modelnya. Inikan praktis, apalagi sekarang mengumpulkan orang banyak dalam situasi pandemi Covid-19, tidak boleh mengumpulkan orang banyak,” kata Masrul Kasmy.

"Itukan secara administrasi praktis. Di dalam pemerintahan itu hal yang normal dalam menjalankan roda pemerintahan, mutasi, dan rotasi. Termasuk mengisi kekosongan yang ada di OPD," tambahnya.

Disinggung mengenai adanya jabatan pejabat eselon III dan IV yang tidak sesuai dengan jabatannya, termasuk adanya titipan pimpinan yang memasukkan orang dari daerah menjabat di Pemprov Riau, Masrul Kasmy mengatakan, teknisnya ada pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Termasuk adanya pegawai yang awalnya hanya sebagai staf di salah satu OPD, namun langsung naik sebagai pejabat eselon III.
"Itu teknis saja, mungkin BKD bisa menjelaskannya," kata Masrul Kasmy.

Sementara itu, Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, pelantikan yang telah dilakukan di beberapa OPD ini, sesuai dengan arahan pimpinan. Dan ada beberapa jabatan yang kosong di OPD untuk mengisinya dilakukan pergeseran, baik yang masuk dari daerah maupun dari lingkungan Pemprov Riau.

"Pelantikan di OPD itu adanya pergeseran dan ada pengisian. Sengaja tidak dilakukan serentak, biar lebih aman dan tenang di masa pandemi Covid-19 ini. Jadi diberikan kepada Kepala OPD untuk melantiknya, atas nama Gubernur Riau," katanya.

Terkait adanya pegawai yang awalnya hanya menjabat staf di salah satu OPD, selanjutnya langsung diangkat menjadi pejabat eselon III, Ikhwan menyatakan tidak ada yang salah dalam menempatkam pejabat eselon III, yang semula staf kemudian naik eselon III. Selagi staf tersebut pernah menjabat eselon IV di daerah.

"Itu hal yang biasa dalam penempatan. Kalau dia pernah eselon IV, bisa naik jadi eselon III. Kecuali dia tidak pernah menjabat yah tidak bisa. Semua yang mengambil keputusan ada pada Gubernur," tukasnya.

Sumber: cakaplah.com
Editor: Jandr





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat