Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Pendidikan
Langka, Kampus IPB Didatangi Burung Besar dari Jepang dan Himalaya
Minggu, 14 Maret 2021 - 11:41:28 WIB
Kampus IPB Bogor didatangai burung berukuran besar dari Jepang dan Himalaya. (Foto:Dok IPB)

SULUHRIAU- Kejadian langka terjadi di IPB University Kampus Dramaga. Perguruan tinggi negeri itu didatangi burung-burung tidak biasa berukuran besar yang berasal dari Jepang dan Himalaya.

Burung-burung tersebut tengah bermigrasi dan ‘mampir’ di kampus IPB. Hasil monitoring Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University menunjukkan bahwa ada beberapa lokasi yang telah dikunjungi oleh burung yang sedang bermigrasi. Arboretum Bambu dan Hutan Tropika, Biofarmaka dan Hutan Al-Hurriyah merupakan lokasi yang dikunjungi oleh para satwa migran tersebut.

Satwa yang dimaksud antara lain Kangkok Erasia (Cuculus canorus), Kowak Melayu (Gorsachius melanolophus), Sikatan Sisi-Gelap (Muscicapa sibirica), Sikatan Emas (Ficedula zanthopygia), Elang-Laut Perut-Putih (Haliaeetus leucogaster), dan Jalak Tunggir-Merah (Scissirostrum dubium).

Jenis burung yang singgah di Kampus Dramaga tentunya sangat menarik perhatian para konservasionis UKF IPB University. Pasalnya, jenis burung yang ditemukan ini ternyata memiliki tempat berbiak dan tempat perjumpaannya masing-masing.

Kangkok Erasia (Cuculus canorus), berbiak di Erasia; Kowak Melayu (Gorsachius melanolophus) berbiak di India, Cina Selatan, Asia tenggara dan Filipina; Sikatan Sisi-Gelap (Muscicapa sibirica) berbiak di Asia Timur Laut dan Himalaya; Sikatan Emas berbiak di Asia Timur, Laut Elang-Laut Perut-Putih (Haliaeetus leucogaster).

Burung pemangsa berukuran besar yang sekadar mampir ini umum dijumpai di daerah pantai, danau besar, serta sungai dekat pantai. Ada juga Burung Jalak Tunggir-Merah (Scissirostrum dubium) sebagai burung hasil introduksi yang merupakan satwa endemik Sulawesi.

“Burung-burung tersebut bermigrasi pada musim dingin dari belahan bumi utara. Seperti Himalaya, Jepang, China, dan India menuju dataran yang lebih hangat seperti wilayah Asia Tenggara dan Australia. Periode yang dipilih oleh mereka untuk bermigrasi yaitu pada bulan September sampai Maret. Berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN) status konservasi dari satwa-satwa tersebut adalah LC (Least Concern),” ujar Feriyanto, salah satu mahasiswa dari UKF, seperti dikutip dari keterangan tertulis IPB, Minggu (14/3/2021).

UKF merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IPB University yang bergerak di bidang konservasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh UKF adalah monitoring satwa di Kampus IPB Dramaga. Kegiatan ini telah dimulai sejak bulan Februari 2021 yang bertujuan mengumpulkan data-data satwa yang berada di Kampus Dramaga.

Sumber: Okezone.com
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat