Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Penyerahan Aset BLK ke Pusat Disorot DPRD Riau, Zulkifli: Tampaknya Ini Sekedar untuk Pencitraan
Selasa, 23 Maret 2021 - 18:10:54 WIB
Anggota Komisi V DPRD Riau, Zulkifli Indra

SULUHRIAU, Pekanbaru-Penyerahan pengelolaan dua Balai Latihan Kerja (BLK) Riau yakni, BLK Pekanbaru dan Dumai ke Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI oleh Pemrov Riau melalui Disnaker Trans Riau dipersolkan DPRD Riau melalui anggota Komisi V.

Pasalnya, pelepasan aset milik Pemda tersebut belum mendapat persetujuan DPRD Riau, namun pihak Pemrov Riau sudah menyerahkan dua aset BLK tersebut tanggal 3 Maret lalu di Jakarta.

Anggota Komisi V DPRD Riauz Zulkifli Indra sangat menyayangkan sikap Pemrov melalui Disnakertrans Riau yang Kadisnya dijabat Jonli.

"Sudah beberapa kali kita (Komisi V DPRD Riau-red) memanggil Kadisnakertrans Riau pak Jonli untuk membahas hal ini,  tapi yang bersangkutan belum sempat-sempat hadir," kata Zulkifli, Selasa, (23/3/2021) di gedung DPRD Riau.

Alasannya ada karena sakit dan urusan lain serta adanya alasan pegawai di Disnakertarns Riau terkena Covid-19.

 "Awal Maret dipanggil tak hadir, kemudian Senin pekan lalu dipanggil komisi V tidak hadir juga, itulah alasannya karena ada pegawai di dinasnya kena Covid-19," jelas Zul.

Ditambahkan politisi Demokrat ini, sebelumnya, sempat juga bertemu secara internal dengan Wakil Ketua DPRD Agung Nugroho, dan juga saat itu akan hadir pembahasan dengan komisi V, namun alih-alih juga tidak hadir.

Dijelaskannya, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Barang Daerah yang diubah menjadi Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, pengalihan atau pemindahan aset daerah mendapat persetujuan DPRD.

Bahkan kata anggota DPRD dapil Rokan Hulu (Rohul) ini ada peraturan gubernur (Pergub) Riau mengatur terkait prosedur pengalihan aset daerah.

Zul mengaku kecewa atas hal ini, apalagi keberadaan BLK ini sangat penting bagi masayarakat, justru seharusnya dioptimalkan fungsinya. Kalau alasan lokasi BLK ini sempit, sebut saja misalanya BLK Pekanbaru, tapi ada lahan lebih dua hektare bekas Transito di Jalan Adi Sicipto untuk pembangunan kawasan BLK ini, dan mengangkat banyak sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan pelatihan dengan melobi pusat.

"Bukan malah yang ada diserahkan. Saya kira penyerahan aset ini lebih kepada pencitraan pejabat Disnakertrans Riau itu, sehingga mengabaikan prosedur dan kepentingan lebih besar," paparnya.

Zul menambahkan, pihaknya sebelumya juga sudah menemui Pj Sekdaprov Riau, Masrul Kasmi dan menyampaikan prosedur pengalihan aset BLK itu. "Saya sampaikan prosedurnya," katanya.

Zul juga mempertanyakan bagaimana pertanggungjawabannya kalau bangunan aset BLK itu dibongkar tampa persetujuan DPRD Riau.

Saat ini katanya, sudah ada laporan, bahwa pelatih atau instruktur BLK yang menunggu bangunan di sekitar BLK sudah disuruh keluar dan pegawai juga sudah ditarik. "Apa seperti ini seharusnya," tanyanya.

Sementara itu, media ini berupaya mengonfirmasi ke kantor Kadisnakertrans Riau Jonli,  pihak pegawainya menyebutkan yang bersangkutan jarang ke Pekanbaru, karena saat ini dia menjabat Pj Walikota Dumai.

Menaker Apresiasi

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi resmi menyerahkan BLK Pekanbaru dan Dumai ke Menaker RI Ida Fauziyah di Kantor Kemnaker RI, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Di bawah pengelolaan Kemnaker, BLK milik Pemerintah Provinsi Riau yang berada di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai diharapkan akan dikelola secara profesional, baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun finansial.

"Kita ingin BLK ini bertaraf internasioal. Sehingga tenaga kerja yang kita didik bisa bersaing dengan negara lain," sebut Menaker seraya mengapresiasi langkah Pemprov Riau yang mengambil langkah tepat dan cepat dengan menyerahkan pengelolaan BLK ini kepada Kemnaker.

"Kita akan lakukan hal seperti ini di seluruh provinsi di Indonesia. Sudah beberapa provinsi yang mengajukan diri, tapi Riau yang paling duluan," ulas Menaker sembari optimis sinergi yang baik antara Kemnaker dengan Pemprov Riau akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat. Terutama bagi anak-anak bangsa yang ingin mendapatkan pekerjaan.

"Kita tidak boleh berhenti sampai di sini saja. Tapi kerja sama ini harus terus dilanjutkan. Apalagi di Riau perlu tenaga kerja yang lebih khusus dibanding daerah lain. Misalnya tenaga kerja untuk perusahaan minyak, untuk pengolahan sawit dan lainnya," kata Menaker.

Sementara itu, Gubri Syamsuar menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Kemnaker mengelola BLK Pekanbaru dan Dumai.

Gubri bahkan mengaku sudah menyiapkan lahan untuk BLK Pertanian, sehingga nanti para petani bakal mendapat pendidikan tidak sekedar bagaimana bertani yang baik, tapi juga bagaimana dengan bertani taraf ekonomi dapat lebih meningkat.

"Nanti kita akan mendapat instruktur yang lebih profesional dan anggaran pelatihan yang jauh lebih besar, sehingga tenaga kerja kita mampu bersaing," ucap Gubri kepada pers usai acara penandatanganan serah terima.

Tahun 2021 ini BLK Pekanbaru dan Dumai bakal mendapatkan anggaran pelatihan mencapai Rp95 miliar.

Padahal dulu hanya berkisar Rp500 juta. "Selama ini banyak BLK antara hidup dan mati. Bagaimana tenaga kerja kita bisa bersaing," kata Gubri dengan nada bertanya.

Gubri juga menyinggung BLK Dumai yang tidak jauh dari negeri jiran Malaysia.

"Selama ini tenaga kerja kita yang bekerja seperti di Malaysia sulit bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain. Tapi nanti kalau sudah kita didik dengan baik di BLK Dumai, mereka akan punya skill dan mereka juga akan mendapat sertifikat sesuai keahliannya," terang Gubri.

Di tempat terpisah, Kadisnaker Provinsi Riau Jonli merasa sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih dengan telah resminya penyerahan BLK Pekanbaru dan Dumai ke Kemnaker.

"Banyak provinsi yang ingin seperti Riau. Alhamdulillah kita yang paling duluan," ucapnya. (tim)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat