Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Penipuan Penggandaan Uang Viral, Herman Beli Jenglot dari Toko Sulap
Rabu, 24 Maret 2021 - 08:46:44 WIB
Salah seorang pria mengaku bisa  menggandakan uang saat perlihatkan benda mistis (foto: tangkapan layar)

SULUHRIAU– Polisi mengungkap fakta baru terkait viralnya video penipuan modus penggandaan uang yang dilakukan Herman atau si ustaz gondrong.

Pelaku diketahui membeli benda-benda mistis seperti jenglot, kotak ajaib dari salah satu toko sulap di Bekasi.

Kapolresta Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, menjelaskan dari pengakuan tersangka, peralatan kotak ajaib tersebut kemudian dipelajarinya agar bisa meyakinkan pasien dalam modus penggandaan uang.

"Ya, jadi untuk kotak ini berdasarkan pengakuan si Herman ini, didapatkan dari toko sulap. Di suatu tempat, di daerah Bekasi. Dan dia beli kotak itu. Dia pelajari cara pemakaiannya. Biar kelihatan seperti asli ya. Dia lapis sehingga untuk menipu, memperdaya pasiennya biar  kelihatan seperti asli ya," kata Hendra dalam Apa Kabar Indonesia Malam tvOne yang dikutip dari VIVA pada Rabu, (24/3/2021).

Hendra menyampaikan pembelian dari toko sulap ini termasuk jenglot yang dipamerkan tersangka dalam video yang viral. Selain itu, pelaku juga memiliki deretan benda mistis lain macam kuku harimau, gading gajah, dan pedang yang unik.

"Termasuk jenglotnya. Karena yang kita temukan tidak hanya jenglot ya. Ada barang-barang yang mengarah ke mistis ya ada kuku harimau, ada gading gajah, pedang yang unik ya, keris, dan lain-lain," ujar Hendra.

Selain itu, ia menambahkan ada beberapa tokoh terdahulu dalam rangkaian foto dipajang pelaku agar bisa meyakinkan pasien. "Bahkan ada beberapa foto tokoh-tokoh zaman terdahulu yang bisa mengarahkan pasien ini bahwa yang bersangkutan ini memiliki kesaktian," sebutnya.

Herman diketahui sebelum viral penggandaan uang, ia sudah lama menjalani praktik tukang pijat. Polisi menyebut sudah 20 tahun pelaku menjalani jasa pijat.

Pelaku kepada setiap pasien mengaku bisa mengobati berbagai macam penyakit. Herman juga mengklaim bisa memberikan bantuan jasa ghaib seperti urusan pelet dan pengasihan.

"Ya, macam-macam penyakit medis bahkan penyakit non medis. Bahkan dia juga melayani yang ingin apa pengasihan, pelet, atau ingin mendapatkan rezeki lebih gitu," kata Hendra. (vvc)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat