Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Denmark Negara Pertama Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca
Jumat, 16 April 2021 - 09:01:50 WIB

SULUHRIAU- Denmark menjadi negara pertama yang memutuskan untuk tidak lagi menggunakan vaksin AstraZeneca dari program vaksinasi Covid-19, meski sudah ada jaminan internasional bahwa manfaat vaksin ini lebih besar dari potensi risiko yang ditimbulkan.

Keputusan itu diperkirakan akan menunda program vaksinasi negara itu beberapa minggu.

Badan pengawas obat-obatan European Medicines Agency pekan lalu mengumumkan kemungkinan ada keterkaitak baksin dengan penggumpalan darah, tetapi mengatakan risiko kematian akibat Covid-19 jauh lebih besar.

Beberapa negara Eropa sebelumnya sempat menangguhkan vaksin tersebut. Sebagian besar negara di Eropa telah melanjutkan vaksinasi dengan AstraZeneca, tetapi beberapa membatasi pemberian vaksin itu untuk kelompok usia yang lebih tua.

Pada hari Selasa, AS, Kanada dan Uni Eropa menghentikan sementara vaksin Johnson & Johnson karena alasan yang sama, yakni terkait pembekuan darah. Afrika Selatan juga menghentikan penggunaannya, meskipun Johnson & Johnson menjadi vaksin pilihan utama negara itu karena keefektifannya terhadap varian Afrika Selatan.

Untuk AstraZeneca dan Johnson & Johnson, efek samping pembekuan darah sangat jarang terjadi.

Mengapa Denmark menghentikan vaksin AZ?

Pejabat Denmark mengatakan bahwa sebanyak 2,4 juta dosis vaksin AstraZeneca akan ditarik sampai pemberitahuan lebih lanjut. Otoritas Kesehatan Denmark mengatakan penelitian telah menunjukkan frekuensi pembekuan darah yang lebih tinggi dari yang diperkirakan, yakni mempengaruhi sekitar satu dari 40.000 orang.

Sebelumnya, terjadi dua kasus trombosis di Denmark yang dikaitkan dengan vaksinasi, sebagaimana dilaporkan AFP. Salah satu kasus terjadi pada seorang wanita berusia 60 tahun, yang berakibat fatal.

Direktur Jenderal Soren Brostrom mengatakan itu adalah "keputusan yang sulit" tetapi Denmark memiliki vaksin lain yang tersedia dan epidemi di negara itu saat ini terkendali. "Kelompok sasaran vaksinasi yang akan datang lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi sakit parah akibat Covid-19," katanya.

"Kita harus mempertimbangkan hal ini terkait fakta bahwa kita sekarang memiliki risiko efek samping yang parah dari vaksinasi AstraZeneca, bahkan ketika risikonya kecil secara absolut." katanya dikutip dari Okezone.com. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat