Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nusantara
Bayi yang Baru Dilahirkan Disayat-sayat Pakai Kaca oleh Ibu Kandung
Sabtu, 24 April 2021 - 09:32:13 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU– Seorang wanita muda berinisial JDF (16) menganiaya bayinya sendiri usai melahirkan seorang diri di sebuah kontrakan di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat 23 April 2021.

Diduga wanita itu depresi akibat menanggung malu melahirkan tanpa ikatan pernikahan.

Dari informasi dan foto yang diterima wartawan, tampak bayi dengan kulit putih bersih sedang dalam penanganan medis. Tubuhnya, penuh sayatan benda tajam yang diduga pecahan kaca. Luka itu dilakukan oleh ibu kandungnya, JFD (16) yang kini juga masih dalam penanganan medis.

Peristiwa itu saat ini masih dalam penyelidikan Polres Bogor.

Hal itu dikatskan Kepala Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi Harun.

"Itu (terkait penganiayaan bayi yang di Gunungputri) masih dalam perawatan, jadi kita masih menunggu dari pihak pelaku ini juga  kelihatannya ada sedikit depresi jadi masih tunggu. Belum kita laksanakan pemeriksaan karena mental kejiwaannya masih belum cukup untuk dilaksanakan pemeriksaan," kata Harun.

Polisi belum mengetahui motif apa yang membuat wanita muda tersebut tega menganiaya sang bayi yang merupakan anak kandungnya. Hanya lanjut Harun mengatakan, diperoleh keterangan bahwa wanita tersebut belum menikah.

"Motif awalnya kita belum dapat keterangan dari pelaku. Hanya kalau lihat kondisinya pelaku ini umur 16 tahun belum menikah dan sudah melahirkan artinya kan anak yang tidak diinginkan lah," kata dia.

Harus menjelaskan kronologi bayi yang dianiaya ini diketahui kondisinya setelah tetangga kontrakan wanita mendengar suara jeritan bayi. Saat itu warga dan sang ibu langsung diamankan dan kejadian ini dilaporkan ke Kepolisian.

"Orang mendengar suara jeritan bayi kemudian masuk diamankan lebih dahulu dan kondisinya pada saat itu masih bisa diselamatkan. Kondisinya saat itu masih ada luka baik di leher mau pun di lengan kiri. Saat ini kondisinya bayi masih dalam perawatan," kata Harun.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat