Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Demi Palestina, Sultan Abdul Hamid II Tolak Sogokan Rp3 Triliun dari Yahudi
Kamis, 20 Mei 2021 - 09:10:19 WIB
Sultan Abdul Hamid II. (Foto: Britannica)

SULUHRIAU - Palestina kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, konflik antara Palestina dengan Israel di Gaza kembali memanas. Korban jiwa banyak berjatuhan dari sisi Palestina.

Upaya Yahudi menguasai tanah Palestina sudah berlangsung sejak dulu. Salah satunya saat krisis Palestina mulai mengglobal dan menginternasional di masa modern pada saat pemerintahan Turki Utsmani, yaitu Sultan Abdul Hamid II.

Saat itu, para pemuka Yahudi dengan bantuan Inggris, berusaha keras untuk mewujudkan tempat bermukim bagi mereka di daerah Palestina. Mereka berupaya untuk memicu timbulnya krisis keuangan di Negara Ottoman atau Turki Utsmani. Demikian dikutip dari buku 10 Isu Global di Dunia Islam, karya Akhmad Jenggis P yang diterbitkan NFP Publishing.

Theodore Herzl, tokoh Zionis Yahudi saat itu yang sering dijuluki juga sebagai ‘the father of modern Zionism’, pada tahun 1902 datang kepada Sultan Abdul Hamid II dan menyodorkan sejumlah tawaran.

Tawaran yang diberikan ini bukan main-main. Pertama adalah paket hadiah sebesar 150 juta poundsterling untuk pribadi Sultan. Uang itu setara dengan Rp3 triliun sekarang ini, mengacu kurs Rp20.001 per poundsterling.

Selain itu, akan dibayarkan semua utang pemerintah Turki Utsmani yang saat itu mencapai 33 juta poundsterling, akan dibuatkan kapal induk untuk menjaga pertahanan pemerintahan Utsmani senilai 120 juta frank, akan diberikan pinjaman tanpa bunga sebesar 35 juta poundsterling dan akan dibangunkan sebuah universitas Utsmani di Palestina.

Tetapi, tawaran menggiurkan delegasi Yahudi itu ditolak oleh Sultan Abdul Hamid II. Melalui perdana menterinya, Tahsin Basya, Sultan menyampaikan pesan

“Nasehati Mr. Herzl, agar dia tidak terlalu serius menanggapi masalah ini. Sesungguhnya, saya tidak sanggup melepaskan kendati hanya satu jengkal tanah Palestina, sebab ini bukan milik pribadiku, tetapi milik rakyat. Rakyatku telah berjuang untuk memperolehnya sehingga mereka siram dengan darah mereka.

Silahkan Yahudi itu menyimpan kekayaan mereka yang milyaran itu. Bila pemerintahanku ini tercabik-cabik, saat itu baru mereka dapat menduduki Palestina dengan gratis. Adapun jika saya masih hidup, maka tubuhku terpotong-potong adalah lebih ringan ketimbang Palestina terlepas dari pemerintahanku."

Namun pada akhirnya keruntuhan Turki Utsmani ini pun terjadi, dan telah terbukti kebenarannya. Setelah Negara Kekhalifahan Turki Utsmani berhasil dirobohkan pada tahun 1924, Yahudi berhasil mewujudkan mimpinya dengan merampas Palestina dan mendirikan institusinya yang ditopang oleh negara-negara imperialis Inggris dan Amerika Serikat.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat