Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Kejam! Presiden Negara Haiti Dibunuh di Rumahnya
Rabu, 07 Juli 2021 - 20:47:41 WIB
Foto: Jovenel Moise. AP

SULUHRIAU- Presiden Haiti Jovenel Moise telah dibunuh di rumahnya, kata Perdana Menteri sementara Haiti Claude Joseph.

"Sekelompok orang tidak dikenal menyerang kediaman pribadi Moise pada Rabu malam (Waktu Haiti) dan menembaknya mati," kata Joseph, mengutip Al Jazeera, Rabu (7/7/2021).

Ibu Negara masih dirawat di rumah sakit akibat dari serangan itu. "Situasi keamanan negara berada di bawah kendali kepolisian nasional Haiti dan Angkatan bersenjata Haiti," kata Joseph.

"Demokrasi dan republik akan menang," katanya,

"Semua tindakan diambil untuk menjamin keberlangsungan negara dan untuk melindungi bangsa," tambah Joseph.

Moise telah memerintahkan negara termiskin di benua Amerika ini dengan dekrit setelah pemilihan legislatif, yang dijadwalkan pada 2018 namun ditunda. Disusul perselisihan tentang kapan masa jabatan Joseph akan berakhir.

Pada Rabu dini hari di Haiti, sebagian jalan besar ibu kota negara Port - au - Prince kosong. Namun, beberapa orang menggeledah tempat bisnis di satu daerah. Setelah serangan itu suara tembakan terdengar di seluruh ibu kota.

Joseph mengatakan polisi telah dikerahkan ke Istana dan komunitas kelas atas Petionville akan dikirim ke daerah lain.

Joseph mengutuk pembunuhan itu sebagai tindakan penuh kebencian, tidak manusiawi dan barbar. Dia mengatakan beberapa penyerang berbicara dalam bahasa Spanyol tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sebelum negara berpenduduk lebih dari 11 juta orang telah tumbuh tidak stabil dan tidak puas di bawah kepemimpinan Moise yang berusia 53 tahun.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya gelombang kekerasan terkait persoalan politik di Negara Karibia yang miskin itu. Masyarakat Haiti terpecah secara politik dan menghadapi krisis kemanusiaan karena kekurangan makanan.

Port - Au- Prince juga mengalami peningkatan kekerasan ketika geng-geng saling bertarung dan polisi menguasai jalan. Kekerasan itu dipicu oleh meningkatnya kemiskinan dan ketidakstabilan politik.

Sekitar 60% dari populasi menghasilkan kurang dari US$ 2 per hari. Masalah ini datang ketika Haiti masih berusaha pulih dari gempa bumi 2010 sebelumnya dan badai Matthew yang melanda pada 2016.

Moise sering mendapat protes sejak ia menjabat sebagai presiden pada tahun 2017. Oposisi menandakan dia otoriter dan melampaui mandatnya. Walaupun dibantah Moise.

Selain pemilihan presiden lagi, legislative akan mengadakan referendum konstitusional pada September setelah dua kali ditunda karena pandemi Covid - 19.

Sumber: CNBCIndonesia.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat