Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pekanbaru
Perindah Kota, Pemko Tata Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru Jadi Icon Wisata
Jumat, 06 Agustus 2021 - 09:30:13 WIB
Walikota Pekanbaru saat kunjungan ke salah satu pembangunan

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru yang menjelma sebagai Kota Metropolitan Madani,menuntut Pemko Pekanbaru terus berinovasi dan memperindah kota ini.

Salah satu yang dilakukan, penataan Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru. Seperti diketahui, Jalan Agus Salim yang berada di samping Sukaramai Trade Centre (STC) atau dikenal juga dengan Pasar Sukaramai.

Jalan ini tembus dari Jalan Jenderal Sudirman ke Jalan Jendral Ahmad Yani. Di sana ada sekitar 353 pedagang Kaki lima (PKL) yang berjejer sepanjang Sp Jalan Sudirman hingga ke Jembatan Sungai Sago.

Keterangan foto tidak tersedia.
Pasar Jalan Agus Salim Pekanbaru

Lapak dan tenda-tenda pedagang yang kurang terawat terkesan kumuh, semrawut sehingga kawasan itu jauh dari kesan sehat dan nyaman. Penataan ini dilakukan agar kawasan itu bisa lebih estetik dan efektif mendukung fungsi publik.

Di Jalan Agus Salim ini, memang sudah ada bangunan pasar (dinamakan Pasar Agus Salim-red) dibangun dimasa sebelum Pemerintahan Firdaus-Ayat Cahyadi. Tapi pedagang tetap saja berjualan di pinggir jalan itu.

Melihat kondisi ini, Pemko Pekanbaru harus menata kembali kawasan ini agar lebih indah, nyaman dan tertib dan terwujudnya kawasan yang sehat. 
Langkah itu sudah dilakukan, pedagang kaki lima di lokasi itu sudah berkali-kali ditertibkan oleh Satpol PP sebagai upaya dalam penataan kawasan tersebut.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri, buah dan luar ruangan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut dalam beberapa kesempatan dan ekposes penataan kawasan ini mengatakan, akses jalan di kawasan akan dilancarkan dengan dua jalan protokol yakni Jalan Jendral Sudirman-Jalan Ahmad Yani.

Rencana penataan dengan membagi penggunaan jalan itu memiliki tiga zona waktu.

Zona pertama sesuai fungsi jalan itu sebagai tempat melintas dan pedestrian dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Kawasan itu harus kosong atau bebas dari pedagang. Pengendara dan masyarakat yang melintas pun bisa menggunakan ruas jalan tersebut.

Zona kedua yakni pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Pada waktu ini jalan bisa dimanfaatkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM. Mereka bisa menggunakan ruas jalan ini untuk pelaku usaha kuliner dan industri kreatif. Kawasan itu jadi ruang untuk membangun perekonomian.

Zona ketiga yakni pukul 01.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB bisa digunakan oleh pedagang tradisional yang kini jualan di sana. Ia mengingatkan agar tidak ada kios liar. Nanti, kios-kios pedagang dengan konsep bongkar pasang.

"Lokasi itu nanti akan difungsikan menjadi pasar rakyat tradisional dengan konsep kios bongkar pasang," katanya.



Dengan adanya pembagian tiga zona waktu ini diharapkan bisa jadi solusi dalam penataan kawasan Jalan Agus Salim. Ia berharap nantinya kawasan pedestrian di kawasan itu bisa dimanfaatkan.

Ini terkait dengan program episcentrum Pekanbaru dengan Citywalk. Konsep City walk merupakan konsep sebuah kota berorientasi pada pejalan kaki serta ruang terbuka sebagai ruang publik.

Citywalk di luar sebuah pusat perbelanjaan modern merupakan area yang dimiliki publik sedangkan citywalk pada pusat perbelanjaan modern adalah membawa konsep citywalk dalam kota yang sebenarnya kedalam skala yang lebih kecil, yang berupa wadah atau tempat untuk berekreasi sekaligus berbelanja dan berada di lahan properti pengembang privat yang diperuntukan sebagai ruang publik.

Kadishub Pekanbaru, Yuliarso mengatakan, Dinas Perhubungan Pekanbaru telah merancang rekayasa lalu lintas agar kawasan Jalan Agus Salim, menjadi tertib, ramai dan lancar yang berintegrasi dengan kawasan Sukarmai Trade Centre.

Melalui kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus-Ayat Cahyadi, konsep bagaimana kota ini bisa menjadi daya tarik satu-satu persatu terbukti, dan penataan Jalan Agus Salim ini juga akan terwujud.

GoRiau - Wali Kota Pekanbaru Wacanakan Pasar Agus Salim Seperti  Malioboronya Yogyakarta
pedesterian Jl Sudirman di samping Jl Agus Salim Pekanbaru

Dengan demikian, maka akan lengkap konsep Citywalk, baik pada pusat perbelanjaan modern dengan mengembalikan esensi sebuah ruang terbuka.

Tinggal selangkah lagi akan dirsakan manfaatnya masyarakat, pedestrian itu menjadi tempat yang lebih bersih, sehat dan aman, baik siang maupun malam hari. Dan kawasan itu mulai menjadi pusat keramaian dan kunjungan masyarakat, sehingga menjadi icon wisata baru, terutama sektor kuliner dan ekonomi UMKM di Pekanbaru ini. [Adv,kominfo/Sr]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat