Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Internasional
Unjuk Rasa Desak PM Malaysia Mundur, Anwar Ibrahim: Muhyiddin Telah Jatuh Hari Ini! 
Senin, 02 Agustus 2021 - 15:17:08 WIB
Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)

SULUHRIAU- Desakan pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin terus bergulir. Kali ini anggota parlemen dari oposisi berunjuk rasa dengan berjalan kaki menuju gedung dewan, Senin (2/8/2021).

Muhyiddin didesak mundur karena dianggap gagal menangani wabah Covid-19 di Malaysia. Selain itu dia dituduh memolitisasi isu wabah dengan menunda pertemuan parlemen.

Pemerintah Muhyiddin menunda pertemuan parlemen sesi terakhir yang dijadwalkan hari ini terkait penularan di kalangan dewan. Namun kubu oposisi menyebut langkah itu bermotif politik yakni guna menghalangi setiap upaya menjegal kepemimpinannya.

Anggota parlemen oposisi melakukan aksi jalan menuju gedung parlemen namun perjalanan mereka dihentikan polisi berpakaian anti-huru hara.

"Muhyiddin sebagai perdana menteri telah jatuh hari ini," kata pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, dalam pidatonya saat unjuk rasa, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, sebanyak 107 anggota parlemen dari kubu oposisi bersatu mendesak pengunduran diri Muhyiddin karena melanggar Konstitusi serta perintah Raja. Anwar juga menuduh Muhyiddin menghalangi tugas anggota parlemen.

Mahathir Mohamad yang tak mengikuti unjuk rasa juga mengeluarkan pernyataan senada, mendesak Muhyiddin segera meninggalkan jabatannya.

"Hanya melalui cara ini, gejolak politik yang berkepanjangan dapat berakhir sehingga fokus bisa diberikan sepenuhnya pada upaya menyelesaikan krisis kesehatan, ekonomi, dan sosial yang dihadapi negara sejak 17 bulan lalu," kata Mahathir.

Malaysia berada dalam gejolak politik sejak pengunduran diri tak terduga Mahathir tahun lalu. Muhyiddin pun mengisi kekosongan pemerintahan dan berkuasa sejak Maret 2020. Pemerintahannya dilanda gonjang-ganjing sejak awal Januari 2021 terkait penanganan wabah Covid-19.

Seruan baru untuk mengundurkan diri datang pekan lalu setelah Raja Malaysia Sultan Abdullah menyampaikan teguran terkait pencabutan peraturan pemerintah yang dikeluarkan di bawah aturan keadaan darurat sejak Januari lalu. Pencabutan itu dikeluarkan pemerintahan Muhyiddin tanpa persetujuan Raja.

Setelah itu Sultan Abdullah meminta agar pencabutan peraturan terakait pananganan pandemi itu dibahas di parlemen. Lagi-lagi perintaan itu ditolak pemerintah dengan alasan tidak perlu.

Setelah itu pemerintah menunda sidang parlemen sehingga membuat nasib pembahasan soal pencabutan peraturan keadaan darurat tidak jelas.

Sumber: Inews.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat