Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Pria Kanibal Gay Bunuh dan Makan Kekasihnya, Penis Korban Hilang
Kamis, 12 Agustus 2021 - 12:03:34 WIB
Stefan R, 41, guru matematika di Jerman yang membunuh dan mamakan tubuh kekasih gay-nya. Foto/Newsflash/Australscope via news.com.au.

SULUHRIAU - Seorang pria kanibal di Jerman telah diadili atas tuduhan membunuh dan memakan tubuh kekasih pria-nya. Menurut pengadilan, penis korban hingga kini masih hilang.

Terdakwa, seorang guru matematika dan kimia bernama Stefan R, 41, didakwa setelah korban yang bernama Fitter Stefan Trogish, 43, ditemukan tewas September lalu.

Pengadilan di Berlin, yang dimulai hari Selasa lalu, mendengar kesaksian bahwa beberapa bagian tubuh korban dimakan dan beberapa bagian lagi dibuang.

Meskipun banyak dari bagian tubuh korban telah ditemukan, organ kemaluannya masih hilang.

Jaksa, seperti dikutip The Sun Rabu, (11/8/2021) dilansir dari Sindonews.com Kamis (12/8/2021), pasangan itu berkenalan melalui aplikasi kencan dan mereka kemudian bertemu di apartemen Stefan R di distrik Pankow, Berlin, untuk berhubungan seks.

Namun, korban yang berprofesi sebagai instalatur itu tidak menyadari bahwa terdakwa sebelumnya telah mencari kata kunci seperti "Longpics" dan "Fatten and slaughter people" di situs gelap—istilah online yang terkait dengan kanibalisme.

Bersemangat tentang kencannya, korban naik taksi dan menuju apartemen terdakwa di mana mereka dilaporkan berhubungan seks sebelum terdakwa membuatkan makan malam untuk korban.

Pengadilan mendengar kesaksian bahwa terdakwa memotong tubuh kekasih gay-nya di apartemennya, memakan beberapa bagian tubuh dan membuang sisa-sisa tubuh lainnya di berbagai lokasi di sekitar Ibu Kota Jerman.

Korban dilaporkan hilang oleh teman satu flatnya pada 5 September 2020, namun jejaknya tetap "dingin" hingga akhirnya beberapa bagian tubuhnya mulai terlihat.

Pejalan kaki menemukan tulang kaki tanpa daging di sebuah taman dekat daerah Schonerlinder Chaussee di kota itu pada 8 November.

Ketika lebih banyak bagian tubuh mulai muncul, polisi menemukan sisa-sisa jaringan daging di wilayah Pankow yang membantu mengidentifikasi korban, dan mengarahkan penyelidik ke arah terdakwa.

Ketika polisi menggerebek apartemen terdakwa pada November 2020, penyelidik menemukan 25 kilogram bahan pembersih yang disebut natrium hidroksida, juga dikenal sebagai alkali dan soda kaustik, yang juga "cocok untuk melarutkan jaringan manusia".

Selain itu, alat yang relevan seperti pisau dan gergaji serta jejak darah juga ditemukan di ruang bawah tanah.

Guru berusia 41 tahun yang aktif di forum gay itu ditangkap pada 18 November 2020, dan didakwa melakukan pembunuhan pada 18 Mei 2021.

Selama persidangan pada hari Selasa, Hakim Matthias Schertz menanyai terdakwa yang menolak berkomentar.

Sumber: Sindonews.com
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat