Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
PM Malaysia Muhyiddin Tuding Ada Pihak Rakus Merebut Kekuasaan
Senin, 16 Agustus 2021 - 18:08:19 WIB
Pidato Muhyiddin Yassin yang disiarkan secara daring. (Foto:Agus Setiawan)

SULUHRIAU- Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Pemerintah Perikatan Nasional setidaknya sampai menyelesaikan tugas pandemi, vaksinasi dan pemulihan ekonomi.

Namun usaha ini tidak berhasil karena ada pihak yang rakus untuk merebut kekuasaan bukannya mengutamakan nyawa dan kehidupan rakyat.

Muhyiddin mengemukakan hal itu dalam pidato khusus di Kantor Perdana Menteri Malaysia Putrajaya, Senin (16/8/2021).

"Saya telah berbicara kepada Yang di-Pertuan Agong pukul 12.30 siang tadi di Istana Negara. Saya menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai perdana menteri dan seluruh kabinet berdasarkan Pasal 43 (4) Konstitusi Federal karena saya telah kehilangan kepercayaan mayoritas anggota DPR. Artinya saya dan anggota kabinet lainnya sudah mengundurkan diri," katanya.

Meskipun awalnya dirinya menyarankan legitimasi dirinya sebagai perdana menteri ditentukan di parlemen, namun lima belas anggota parlemen UMNO telah menarik dukungan mereka dan usulan kerja sama lintas partai yang diajukan ditolak oleh partai-partai oposisi.

"Jelas saya telah kehilangan dukungan mayoritas. Jadi, legitimasi saya sebagai perdana menteri tidak perlu ditentukan di parlemen. Jadi, hari ini saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Perdana Menteri dan jabatan semua anggota kabinet sebagaimana disyaratkan oleh konstitusi federal," katanya.

Pasal 43 (4) Konstitusi Federal menyatakan "Jika perdana menteri tidak lagi mendapat kepercayaan dari mayoritas anggota dewan rakyat (DPR), maka perdana menteri akan mengundurkan diri dari kabinet".

"Ini adalah kehendak dalam konstitusi dan saya harus mematuhinya. Seruan tulus dari jutaan orang Malaysia untuk saya lanjutkan pekerjaan saya dan tidak mengundurkan diri saya dengar. Namun, saya tidak bisa menerima banding ini karena saya telah kehilangan kepercayaan mayoritas anggota DPR,"  katanya.

Muhyiddin mengatakan yang terjadi adalah ketentuan Allah SWT yang adalah sebuah episode dalam sejarah perjuangan politik dirinya.

"Enam tahun lalu, saya dipecat dari jabatan Deputi Perdana Menteri hanya karena saya membela prinsip non-kompromi dalam kasus penggelapan 1MDB.
Saya berjuang, saya berkorban, akhirnya Allah SWT mengangkat harkat dan martabat perjuanganku sampai saya dipercaya memimpin negara sebagai Perdana Menteri. Namun, telah ditakdirkan bahwa hari ini adalah hari terakhir saya sebagai Perdana Menteri dan saya puas dengan ketentuan Ilahi," katanya.

Muhyiddin mengatakan posisi yang dia pegang bukan suatu keagungan karena dirinya memimpin negara dalam keadaan krisis kesehatan dan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya sedangkan pada saat yang sama dirinya terus diancam secara politik.

"Saya dapat mengambil jalan keluar yang mudah dengan mengorbankan prinsip saya untuk tetap menjadi Perdana Menteri. Tapi bukan itu pilihan saya. Saya tidak akan pernah bersekongkol dengan kelompok kleptokrasi, mengganggu independensi peradilan dan mencampuri Konstitusi Federal hanya untuk tetap berkuasa," katanya. (Antara)






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat