Batik Air Tujuan Aceh-Jakarta Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu
Minggu, 29 Agustus 2021 - 16:55:39 WIB
SULUHRIAU- Pesawat udara Batik Air seri Airbus A-330 yang mengangkut ratusan penumpang dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar tujuan Jakarta, mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (29/8/2021).
Pesawat dengan registrasi PK-LEL tersebut diduga mengalami gangguan teknis di dalam mesin.
"Kami sempat khawatir dengan kejadian ini, semoga kami dapat melanjutkan penerbangan dengan selamat sampai ke tujuan," kata Hayatullah Fajri, seorang penumpang asal Meulaboh, Aceh Barat.
Ia mengatakan, pesawat Batik Air tersebut berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta sekira pukul 10.55 WIB siang, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, Irfan seorang penumpang lainnya mengatakan mereka terkejut ketika pilot memutuskan pesawat yang ditumpangi tersebut, akan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara
Sesuai tujuan penerbangan di dalam tiket, kata dia, pesawat tersebut memiliki jadwal penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
sementara itu, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan pendaratan darurat Batik Air tujuan Aceh-Jakarta di Bandara Kualanamu sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Keputusan pengalihan pendaratan sudah dijalankan sesuai SOP dalam mengutamakan aspek keselamatan penerbangan," kata Danang dalam keterangannya, Minggu (29/8/2021).
Kata dia, Batik Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan, keamanan, serta protokol kesehatan.
Batik Air penerbangan ID-6897 dioperasikan menggunakan Airbus 330-300 registrasi PK-LEL dengan jumlah 271 tamu, serta 2 awak kokpit, dan 9 awak kabin.
Hasil pengecekan pada pesawat bahwa dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight). Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan ID-6897, pilot memutuskan untuk untuk melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).
"Dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen pada salah satu mesin pesawat perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan," ujar Danang.
Hingga berita ini dirilis pukul 15:19 Wib, pesawat Airbus 330-300 registrasi PK-LEL itu masih dilakukan proses pengecekan dan pemeriksaan oleh teknisi.
"Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Batik Air lainnya tidak terganggu," tandasnya.
Editor: Jandri
Sumber: Okezone.com
Komentar Anda :